Sungai Belayan Kukar. *(adv/ist)

Sambaranews.com, TENGGARONG – Banjir tahunan yang melanda pemukiman warga di Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kukar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar mengusulkan normalisasi aliran Sungai Belayan sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi dampak banjir tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Kukar, Setianto Nugroho Aji, menjelaskan bahwa normalisasi Sungai Belayan bertujuan untuk mengurangi genangan banjir, menurunkan ketinggian air, dan meningkatkan kapasitas daya tampung sungai. “Normalisasi Sungai Belayan merupakan langkah penting untuk meminimalkan dampak banjir yang merendam desa-desa sepanjang aliran sungai,” tegas Setianto.
Usulan ini berawal dari permintaan masyarakat yang terdampak banjir akibat pendangkalan sungai di sejumlah titik kritis. BPBD Kukar akan fokus pada tiga titik utama di sekitar Desa Kelekat, Bukit Layang, dan Long Beleh Modang.
“Dengan normalisasi sungai, kami berharap dapat memberikan rasa aman bagi warga dan mengurangi risiko banjir yang selalu menghantui setiap tahunnya,” tambahnya.
Harapan masyarakat kini tertuju pada normalisasi ini, yang diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan warga terhadap pemerintah dan memberikan solusi jangka panjang terhadap masalah banjir. (*)
(adv-diskominfo)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi