Sambaranews, Tenggarong – Di tengah kemajuan teknologi yang pesat, kemiskinan masih menjadi tantangan yang dihadapi oleh masyarakat rentan.
Camat Tenggarong Seberang, Tego Yuwono, menegaskan komitmennya dalam mengatasi kemiskinan dengan memanfaatkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Penanganan kemiskinan kita lakukan masih secara terukur, lewat data DTKS,” ujar Yuwono, Senin (22/3/2024).
Yuwono menjelaskan bahwa pihaknya secara rutin menganalisis kondisi masyarakat yang kekurangan bahan dasar pokok, termasuk listrik, dan memantau tingkat stunting sebagai indikator langsung dari kemiskinan.
“Untuk saat ini perkiraan kasus stunting di Kecamatan Tenggarong Seberang mencapai kisaran angka 700, yang bisa berubah setiap saat,” jelasnya.
Ia menekankan bahwa upaya pemerintah kecamatan dalam mengatasi kemiskinan harus terus berlanjut dengan komitmen yang kuat dan strategi yang tepat untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
“Seorang pemimpin itu akan dibilang berhasil ketika berhasil meretas kemiskinan,” tutupnya.
(Adv/Kominfo Kukar)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Alfamidi Gandeng Puskesmas Teluk Dalam Edukasi 90 Keluarga Balita soal Kesehatan Gigi
Lewat Bantuan Usaha Produktif, Pemprov Kaltim Perkuat Strategi Pengentasan Kemiskinan
Pemkab Kukar Revitalisasi Tangga Arung Square, UMKM Muda Jadi Prioritas
Pemkab Kukar Perluas Pembayaran Digital Pajak dan Parkir, Bidik Kepatuhan Warga Tingkatkan PAD