Sambaranews, Tenggarong – Tingkat partisipasi pemilih di Kutai Kartanegara (Kukar) untuk Pemilu 2024 diperkirakan akan mencapai angka yang luar biasa tinggi, yakni sebesar 90 persen, menurut pernyataan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar, Rinda Desianti.
Pernyataan ini didasarkan pada observasi yang dilakukan selama hari pemungutan suara pada 14 Februari, yang menunjukkan antusiasme pemilih yang sangat tinggi.
“Saya optimis bisa mencapai 90 persen, dan itu melampaui target nasional 77,5 persen. Juga melampaui hasil pemilu 2019 sebesar 81,20 persen.” ucap Rinda, Jumat (15/3/2024).
Peningkatan ini juga dikaitkan dengan pembersihan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari nama-nama orang yang telah meninggal dunia, sebuah langkah yang diharapkan dapat mengurangi jumlah golput.
Proses pemuktahiran data pemilih yang dilakukan pada tahun 2019 dan verifikasi pada 2023 oleh Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih) telah berkontribusi pada peningkatan ini.
“Salah satu faktor kenaikan partisipasi pemilih ini setelah dilakukan pembersihan orang meninggal yang masih muncul di DPT,” tambah Rinda.
Dengan langkah-langkah yang telah diambil, termasuk penerbitan surat keterangan kematian yang menjadi dasar akta kematian dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kesbangpol Kukar menunjukkan keyakinan yang kuat terhadap peningkatan partisipasi pemilih di Pemilu mendatang. *(*)
(Adv/Kominfo Kukar)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi