Sambaranews, Tenggarong – Pemerintah Desa Kota Bangun III saat ini sedang mengutamakan program pembangunan infrastruktur jalan. Rencana tersebut telah diatur dalam Anggaran Dana Desa (ADD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2024.
Program itu dilakukan untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
“Ada beberapa program yang akan dilaksanakan seperti pembangunan insfratruktur jalan dan peningkatan badan jalan,” kata Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto, Rabu (13/3/2024).
Ia menjelaskan, hingga saat ini progres pengerjaan telah mencapai 70 persen. Walau, kata dia, belum semua proyek pembangunan selesai, namun telah bia digunakan oleh masyarakat.
“Belum semua baik (jalannya) tapi semua sudah bisa diakses oleh masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, Lilik juga mengatakan, pihaknya juga berfokus pada pembangunan sektor pertanian. Khusunya peningkatan insfratruktur pertanian.
“Sudah dianggarkan menggunakan ADD dan APBDes 2024 untuk pembuatan jalan usaha tani dan irigasi,” ungkap Lilik.
Ia berharap, program yang telah pihaknya susun dapat berjalan dengan lancar tanpa ada kendala apapun. “Kami berharap program ini bisa berjalan lancar sesuai harapan,” pungkasnya. *(*)
(Adv/Kominfo Kukar)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi