Sambaranews, Jakarta – Kendaraan pribadi masih menjadi pilihan utama dalam perjalanan mudik Lebaran tahun ini, khususnya di wilayah tersebut. Kondisi ini disebabkan oleh ketersediaan transportasi yang kurang memadai terutama di daerah-daerah.
Berdasarkan hasil survei Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kementerian Perhubungan diprediksi pergerakan masyarakat mencapai 123,8 juta orang. Dengan dominasi pemilihan transportasi darat yaitu mobil pribadi 22,07%, (27,32 juta orang), sepeda motor 20,3% (25,13 juta orang), bus 18,39% (22,77 juta orang), kereta api antar kota 11,69% (14,47 juta orang), dan mobil sewa 7,7% (9,53 juta orang).
“Tetap pribadi itu tinggi apalagi di daerah, karena transportasi publiknya buruk sehingga harus membenahi perbaikan public transport hingga ke daerah perkotaan,” kata Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno, kepada CNBC Indonesia, Selasa (7/3/2022).
Adapun menurutnya alasan masyarakat masih banyak yang menggunakan transportasi pribadi karena lebih lincah dan fleksibel. Bukan disebabkan harga tiket transportasi umum yang semakin mahal.
“Bukan sih memang setahun sekali tiket-tiket pasti mahal, cuma yang penting kan gak melanggar batas atas,” kata Djoko.
Menjelang hari Lebaran biasanya harga tiket transportasi umum seperti pesawat dan kereta api cenderung naik mendekati tarif batas atas. Seperti harga tiket pesawat pada tanggal 21 April 2023 rute Jakarta – Yogyakarta via Yogyakarta International Airport mencapai Rp 800 ribu – 1 jutaan dari bulan sebelumnya Rp 400 ribu – 600 ribuan.
Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/


Respons Cepat Satgas Yonif 613/Raja Alam Evakuasi Warga Luka Kaki di Wilayah Puncak Jaya
TNI–Masyarakat Gotong Royong Pulihkan Balai Pengajian Pascabanjir di Dewantara
HPN 2026, 200 Wartawan PWI Retret di Akmil Magelang
JMSI Resmi Usulkan Dahlan Iskan Raih Anugerah Spirit Media Baru 2025
Kick Off HPN 2026 di Banten, PWI Serukan Peran Negara Perkuat Ekosistem Media
Kick Off HPN 2026 Digelar di Serang, PWI Pusat Dorong Penguatan Ekosistem Media Sehat
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi