konferensi pers di Mapolresta Samarinda, Kamis (5/11/2026). *Istimewa
SAMARINDA, SAMBARANEWS.COM – Kepolisian menangkap dua pria yang diduga membobol dua mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di sebuah gerai Indomaret, Jalan Cendana, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda. Kedua pelaku diamankan di lokasi berbeda, yakni Balikpapan, Kalimantan Timur, dan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Salah satu pelaku berinisial DAS alias Pentol (34) ditangkap di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, saat hendak terbang menuju Surabaya. Rencana pelariannya terhenti setelah penerbangan yang akan ditumpanginya mengalami keterlambatan atau delay.
Sementara rekannya, AM (44), ditangkap di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Keduanya diamankan pada Senin (2/11/2026) setelah polisi melakukan penyelidikan dan menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) serta sejumlah petunjuk di lokasi kejadian.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Eko Novan Prasetyo Puspito mengungkapkan, kedua pelaku telah merencanakan aksi pembobolan sejak akhir Oktober 2026. Mereka terlebih dahulu melakukan pemetaan dan survei terhadap sejumlah gerai ritel modern di Samarinda.

“Jadi mapping dulu. Pelaku yang survei itu sambil merekam menggunakan handphone yang dipegang dan diletakkan di depan dada. Jadi pura-pura sebagai pembeli di Indomaret juga,” jelas Eko dalam konferensi pers di Mapolresta Samarinda, Kamis (5/11/2026).
Keduanya sempat mencoba melakukan pembobolan pada Sabtu (31/10/2026), tetapi aksi tersebut batal karena waktu sudah mendekati subuh. Mereka kemudian kembali melancarkan aksinya pada Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 02.30 Wita di gerai Indomaret Jalan Cendana.
Dalam aksinya, AM bertindak sebagai eksekutor dengan masuk melalui bagian atap, merusak plafon, mematikan CCTV, kemudian membobol dua mesin ATM menggunakan gerinda. Sementara DAS bertugas mematikan aliran listrik di bagian depan gerai dan mengawasi situasi sekitar.
Eko menyebut, kedua pelaku hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk menyelesaikan aksi tersebut.
“Berdasarkan hasil rangkaian penyelidikan yang dilakukan pihak penyidik, para pelaku ini melakukan aksinya dari awal sampai pembobolan itu kurang lebih dua jam,” ungkapnya.
Dari dua mesin ATM, yakni ATM Bersama dan BCA, pelaku membawa kabur uang tunai sebesar Rp433,5 juta. Rinciannya, Rp123,35 juta dari ATM Bersama dan Rp310,15 juta dari ATM BCA. Polisi berhasil mengamankan kembali sekitar Rp240 juta sebagai barang bukti.

Eko mengatakan, penyidik masih menelusuri penggunaan uang hasil kejahatan tersebut. Sebagian uang diduga telah digunakan untuk menyewa kendaraan, membeli kendaraan, dan membayar utang.
“Jadi total uang yang dicuri Rp433.500.000. Tapi yang kami amankan sebagai barang bukti ada tersisa Rp240 juta. Kami juga merasa janggal dengan hasil temuan tersebut, karena jumlahnya tidak sinkron. Tapi kami akan follow the money, artinya mengikuti jejak uang tersebut peruntukannya,” tegas Eko.
Kapolsek Sungai Kunjang AKP Abdillah Dalimunthe menambahkan, kedua pria tersebut diduga merupakan residivis kasus serupa yang beraksi lintas provinsi.
“Jadi, mereka ini residivis kasus yang sama, spesialis pembobol ATM antarprovinsi atau pulau,” ungkap Abdillah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, keduanya juga diduga pernah melakukan aksi pembobolan di sejumlah wilayah, termasuk Balikpapan dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Saat ini, kedua terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih mendalami aliran uang hasil kejahatan serta kemungkinan keterlibatan mereka dalam aksi serupa di daerah lain. *(nr)


Jaringan Sabu Asal Medan Terungkap di Kendari, Polisi Sita 4,7 Kg Barang Bukti
Tenis Lapangan Kukar Sumbang Tujuh Medali di Porprov Korpri Kaltim 2026
Pemprov Kaltim Klarifikasi Foto Gubernur di Pesawat di Tengah Rencana Aksi Warga
Ribuan Tongkang Melintasi Mahakam, Wantimpres Jusuf Hamka Soroti Kesultanan Kutai yang Hanya Jadi Penonton
Pastikan Proyek Infrastruktur Berjalan, Rudy Mas’ud Sisir Jalan Pesisir Kukar-Bontang
Lepas 2.503 Kontingen, Bupati Kukar Targetkan Juara Umum di Lima Ajang Olahraga Kaltim
Pesawat Delay, Pelarian Pembobol ATM Samarinda Terhenti di Bandara Balikpapan
Perang Iran Jadi Bumerang Politik? Trump Akui Konflik Ikut Picu Kekalahan Partai Republik di Pemilu AS