KUTIM – Kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), secara aktif berpartisipasi dalam ajang Gerakan Kemasyarakatan Sandang Lokal (Gemas Sanloka) Wastra Kutim, dengan menampilkan Batik Kembang Bengkal sebagai karya unggulan daerah.
Keikutsertaan ini merupakan langkah strategis untuk mempromosikan potensi wastra lokal dan memperkuat identitas budaya kecamatan tersebut.
Camat Muara Bengkal, Norhadi, menjelaskan bahwa pemilihan motif Batik Kembang Bengkal didasarkan pada identitas khas yang melekat pada wilayahnya.
Motif bunga Bengkal dipilih karena pohon dan bunga tersebut memang tumbuh secara alami di lingkungan Muara Bengkal, menjadikannya cerminan dari kekayaan alam dan sejarah ekologis daerah. Menurutnya, Bunga Bengkal memiliki bentuk yang unik dan mudah dikenali, sehingga memiliki potensi besar sebagai identitas visual daerah Muara Bengkal.
Norhadi juga menyebutkan bahwa proses pembuatan batik Kembang Bengkal ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan kader PKK, khususnya Kelompok Kerja (Pokja) 3 yang fokus pada pengembangan kreativitas dan industri rumah tangga. Produksi satu set pakaian batik membutuhkan waktu sekitar satu minggu, dengan tahap penjahitan yang dianggap paling rumit.
Melalui ajang Gemas Sanloka, Camat Norhadi berharap Batik Kembang Bengkal tidak hanya dikenal sebagai warisan budaya, tetapi juga dapat berkembang menjadi produk UMKM bernilai ekonomi tinggi yang mampu mendongkrak pendapatan masyarakat setempat. (ADV)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Polsek Muara Wahau Gandeng Perusahaan Tanam Jagung 5 Hektar, Perkuat Ketahanan Pangan di Kutim
Ngaku Anggota Polres Kukar, Pria Diduga Gelapkan Motor Warga Ditangkap di Muara Wahau
Korban Dugaan Keracunan Makanan MBG di Sebulu Bertambah Jadi 85 Orang, Orang Tua Minta Evaluasi Program
Polda Kaltim Bentuk Cyber Resilient Community untuk Cegah Maraknya Kejahatan Finansial Siber