Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Ahmad Yani. (Dok. Humas DPRD Kukar)
Kutai Kartanegara, Samabarnews.com — Rencana pengadaan mobil dinas untuk Gubernur Rudy Mas’ud dengan nilai mencapai Rp8,5 miliar menuai sorotan publik. Polemik berkembang di media sosial dan memunculkan perdebatan mengenai urgensi serta prioritas penggunaan anggaran di tengah wacana efisiensi belanja pemerintah daerah.
Menanggapi isu tersebut, Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menegaskan bahwa pengadaan kendaraan dinas bukan menjadi prioritas di lingkungan DPRD Kukar maupun pemerintah daerah setempat.
“Kami menggunakan kendaraan yang sudah tersedia dan tidak ada pengadaan baru, baik untuk DPRD maupun Bupati,” ujar Ahmad Yani usai kegiatan, Sabtu (28/2/2026).
Ia memastikan kendaraan dinas yang ada saat ini masih dalam kondisi layak pakai dan mencukupi kebutuhan operasional. Beberapa unit yang digunakan di antaranya Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero. Bahkan, kendaraan dinas seperti Toyota Camry tahun 2020 disebutnya masih sangat layak digunakan.
Ia menambahkan, meskipun secara aturan dimungkinkan untuk pengadaan kendaraan dinas dengan nilai lebih tinggi, pihaknya memilih tetap berpegang pada prinsip efisiensi anggaran.
“Kendaraan yang ada saat ini sudah cukup. Walaupun aturan memperbolehkan kendaraan dengan harga lebih tinggi, namun karena prinsip efisiensi, kami memilih menggunakan fasilitas yang sudah ada,” tegasnya.
Ahmad Yani juga menepis adanya rencana pembelian mobil dinas baru dengan nilai fantastis seperti yang ramai diperbincangkan. Menurutnya, DPRD Kukar berkomitmen mendukung kebijakan efisiensi anggaran dan memastikan penggunaan APBD tepat sasaran.
“Tidak ada niatan untuk membeli mobil dinas baru, apalagi dengan harga hingga Rp8,5 miliar,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Muhammad Idham Desak Ponpes Ibadurrahman Ditutup, Khawatir Muncul Korban Baru
Dijenguk Rudy Mas’ud Saat di Lapas, Rita: Pak Rudy Bersilaturahmi dan Minta Dukungan
Dugaan Pelecehan Seksual Berulang, DPRD Kukar Dorong Penutupan Ponpes Ibadurrahman
Berawal dari Kasus Helm Hilang, Polisi Ungkap Pencurian Motor di Loa Kulu
TRC PPA Kaltim Desak DPRD Kukar Perkuat Pengawasan Dugaan Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren
Kangen Suasana Musik, Rita Widyasari Kembali Berjoget Bersama Warga Tenggarong