Proses evakuasi korban oleh tim gabungan di perairan Sungai. (Dok: BPBD Kukar)
Kutai Kartanegara, Sambaranews.com – Setelah dua hari dilakukan pencarian, karyawan PT Astiku Sakti yang dilaporkan tenggelam akibat kecelakaan perahu di perairan depan Jetty PT Astiku Sakti, Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sanga-Sanga, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban bernama Rizky Tri Handoko (38) ditemukan warga dalam kondisi mengambang di alur sungai kecil, sekitar 15 kilometer dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 09.37 WITA.
Koordinator Lapangan (Korlap) BPBD Kutai Kartanegara, Eko Suryawinanta, mengatakan penemuan jasad korban bermula dari laporan warga yang melihat adanya tubuh mengambang di perairan tersebut.
“Warga melaporkan adanya jasad yang mengambang, kemudian tim langsung menuju lokasi untuk memastikan dan melakukan evakuasi,” ujarnya.
Setelah dievakuasi, jasad korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan terjadi pada Senin malam (5/1/2026) sekitar pukul 19.20 WITA, saat korban bersama dua rekannya menaiki perahu untuk pulang dari lokasi kerja. Perahu tersebut diduga kehilangan kendali dan menabrak kapal tongkang yang berada di sekitar Jetty PT Astiku Sakti hingga menyebabkan perahu tenggelam.
Dua rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun korban tidak berhasil diselamatkan dan akhirnya tenggelam. Sementara itu, kedua rekan korban berhasil menyelamatkan diri dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada Ketua RT setempat.
Proses pencarian melibatkan unsur gabungan dari Damkarmatan Kutai Kartanegara, Pos Sektor Sanga-Sanga, BPBD, KSOP, TNI AL, Polairud, Polsek Sanga-Sanga, Basarnas, Bhabinkamtibmas, PT Astiku Sakti, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), serta warga setempat.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi
Optimalkan Sumur HPPO, Pertamina Hulu Mahakam Tambah Produksi Minyak Handil 2.000 BPH
Kesempatan Jadi Paskibraka 2026, Kesbangpol Kukar Mulai Sosialisasi ke Sekolah