Pangkalan LPG di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, meliputi RT 026, RT 027 dan RT 028.

Sambaranews.com, PENAJAM – Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Dinas KUKM Perindag) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Margono Hadi Sutanto, bergerak cepat menanggapi laporan masyarakat terkait tingginya harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi 3 Kg di wilayah Kecamatan Babulu.
Pada Kamis (10/4/2025), Margono bersama pejabat Bidang Perdagangan Dinas KUKM Perindag terjun langsung ke lapangan melakukan pengecekan pada sejumlah pangkalan LPG di Desa Babulu Darat, Kecamatan Babulu, meliputi RT 026, RT 027 dan RT 028.
Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) tersebut, diketahui bahwa masyarakat yang menyampaikan keluhan harga LPG mahal ternyata belum terdaftar atau tidak melakukan pendaftaran sebagai penerima subsidi tabung gas melon.
Menyikapi temuan ini, Dinas KUKM Perindag PPU melalui Bidang Perdagangan memberikan arahan kepada warga yang bersangkutan, untuk segera mendaftarkan diri ke pangkalan LPG terdekat. Langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi mereka, agar dapat memperoleh kuota LPG bersubsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, Margono mengapresiasi responsif masyarakat dalam menyampaikan informasi dan keluhan.
“Ia juga mengimbau agar masyarakat terus aktif mengawasi distribusi LPG bersubsidi di wilayah tersebut,” ucapnya.
Lebih lanjut, Margono meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang, apabila menemukan adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat dengan kondisi ekonomi mampu yang membeli tabung gas LPG subsidi 3 Kg.
“Pihaknya menegaskan pentingnya penyaluran subsidi yang tepat sasaran dan mengarahkan kelompok masyarakat mampu serta ASN untuk beralih menggunakan tabung gas non-subsidi (Bright Gas),” tandasnya.
“Dinas KUKM Perindag Kabupaten PPU berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan secara ketat guna memastikan pendistribusian LPG bersubsidi berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan dapat memperolehnya dengan harga yang terjangkau,” tutupnya. (nr/Adv Diskominfo PPU)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Akhiri Konflik Agraria Puluhan Tahun, Pemkab Kukar Bentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Lahan PT BDA
Banjir di Pondok Labu Tenggarong Surut, Warga Mulai Kembali ke Rumah
DPRD Kukar Beri Tenggat Satu Pekan Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Sektor Migas
Orang Tua Korban Tolak Hukuman Ringan, Pertanyakan KUHP Baru dalam Kasus Pencabulan 7 Santri