Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Aminuddin. *(Yud/ADV/DPRD Balikpapan)

Sambaranews.com, BALIKPAPAN – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Aminuddin, kembali menyoroti masalah klasik yang selalu terjadi setiap tahun saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), terutama di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Persoalan utama, kata dia, terletak pada minimnya daya tampung sekolah negeri dibanding jumlah lulusan SD.
“Setiap tahun kita hadapi masalah yang sama. Tahun ini ada sekitar 16 ribu lulusan SD, tapi SMP negeri hanya mampu menampung sekitar 6 ribu siswa atau 40 persen,” ujar Aminuddin, Rabu (9/4/2025).
Kondisi ini membuat sekitar 9 ribu siswa terpaksa melanjutkan ke sekolah swasta. Meski tak menutup peluang pendidikan, Aminuddin menekankan pentingnya pemerataan kualitas antara sekolah negeri dan swasta.
“Harapannya tentu mereka bisa masuk sekolah negeri. Tapi kalau tidak bisa, pemerintah harus pastikan standar pendidikan swasta sama baiknya dengan negeri,” jelasnya.
Untuk mengatasi krisis daya tampung, Aminuddin mendorong pemerintah kota segera menambah unit sekolah baru. Ia bahkan menyarankan agar pembangunan dilakukan secara bertahap setiap tahun.
“Minimal satu SMP baru dibangun tiap tahun. Dengan 24 ruang kelas dan kapasitas 30 siswa per kelas, satu sekolah bisa menampung 720 siswa,” tambahnya.
Namun demikian, ia menyadari bahwa keterbatasan anggaran APBD menjadi kendala utama. Untuk itu, sinergi dengan pemerintah provinsi dinilai penting agar bantuan pembangunan dapat dialokasikan dari sumber dana lain.
“Sekarang banyak putra Balikpapan yang duduk di posisi strategis di DPRD Provinsi dan instansi lainnya. Ini momen bagus untuk bangun komunikasi yang lebih intens,” katanya.
Menurutnya, jika pembangunan dilakukan konsisten selama lima tahun, persoalan PPDB dapat diselesaikan secara menyeluruh. Ia mengajak seluruh elemen pemerintah untuk bersama-sama mewujudkan pemerataan akses pendidikan bagi semua anak di Balikpapan.
“Kita harus punya komitmen. Kalau ini dijalankan, Insya Allah lima tahun ke depan masalah ini bisa diselesaikan,” pungkas Aminuddin. (ADV/DPRD Balikpapan)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
DPRD Kukar Beri Tenggat Satu Pekan Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Sektor Migas
Ngaku Gaji dan Tabungan, Pasutri Ini Ternyata Hidup Mewah dari Dolar Majikan
12 Pemancing Terjebak Cuaca Buruk di Lamaru, Tim SAR Balikpapan Evakuasi Seluruh Korban dengan Selamat
Tekan Pelanggaran dan Balap Liar, Polres Kukar Luncurkan Operasi Keselamatan Mahakam 2026