Camat Loa Janan, Hery Rusnadi. *(adv/vk)

Sambaranews.com, TENGGARONG – Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, menegaskan pentingnya kajian mendalam sebelum menentukan penyebab longsor yang terjadi di kilometer 19, Desa Batuah. Ia meminta agar tidak ada kesimpulan tergesa-gesa yang langsung menyalahkan aktivitas pertambangan tanpa dasar ilmiah yang kuat.
“Kita harus memastikan bahwa setiap kesimpulan didasarkan pada penelitian yang benar-benar komprehensif. Jangan sampai ada asumsi tanpa data yang valid,” ujar Hery.
Hery menjelaskan bahwa beberapa titik di Kecamatan Loa Janan memang memiliki kondisi geologi yang rawan pergerakan tanah, terutama saat curah hujan tinggi. Menurutnya, selain faktor alam, kegiatan manusia juga bisa menjadi pemicu, tetapi harus ada bukti konkret sebelum menentukan penyebab utama.
Saat ini, DPRD Kukar sedang menyiapkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang akan melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan tambang, warga terdampak, dan pemerintah daerah. “Kami berharap dari RDP ini akan ditemukan solusi terbaik yang mempertimbangkan semua aspek,” tambahnya.
Lebih lanjut, Hery menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dalam upaya mitigasi bencana. Ia berharap ada sinergi dalam mencari solusi jangka panjang agar peristiwa serupa dapat dicegah di masa depan.
“Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait agar setiap langkah yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan,” tutupnya. (ADV Diskominfo Kukar/nr)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
DPRD Kukar Beri Tenggat Satu Pekan Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Sektor Migas
Ngaku Gaji dan Tabungan, Pasutri Ini Ternyata Hidup Mewah dari Dolar Majikan
12 Pemancing Terjebak Cuaca Buruk di Lamaru, Tim SAR Balikpapan Evakuasi Seluruh Korban dengan Selamat
Tekan Pelanggaran dan Balap Liar, Polres Kukar Luncurkan Operasi Keselamatan Mahakam 2026