
Chairil Anwar resmi menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). (adv/nur)
Sambaranews.com, KUTAI KARTANEGARA – Setelah mengalami kekosongan kepemimpinan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini memiliki nakhoda baru. Chairil Anwar resmi terpilih sebagai Ketua KONI Kukar dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Kukar 2025 yang digelar di Aula Serba Guna Dispora, Kompleks Olahraga Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, pada Sabtu (22/2/2025).
Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan olahraga, termasuk Ketua KONI Kalimantan Timur, Rusdiansyah Aras, serta pengurus cabang olahraga di bawah naungan KONI Kukar. Sekretaris Dispora Kukar, Syafliansyah, yang mewakili Bupati Kukar, Edi Damansyah, menyampaikan harapan besar terhadap kepengurusan baru.
“Pemilihan ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga sebagai momen untuk mengevaluasi kinerja KONI agar lebih baik ke depannya. Kami berharap kepemimpinan baru ini bisa memberikan perubahan positif bagi dunia olahraga di Kukar,” kata Syafliansyah.
Ia menambahkan bahwa KONI Kukar harus lebih aktif dalam membangun strategi pembinaan atlet agar lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing cabang olahraga.
Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, menekankan pentingnya kolaborasi antara KONI Kukar dan pemerintah daerah guna memastikan bahwa pembinaan olahraga berjalan maksimal.
“Tantangan ke depan cukup berat. Kami ingin Kukar bisa lebih berkontribusi dalam pengiriman atlet ke PON dan berbagai ajang nasional lainnya. Oleh karena itu, sinergi antara KONI, Dispora, dan cabang olahraga harus diperkuat,” jelasnya.
Ia juga menyoroti perlunya peningkatan fasilitas latihan bagi atlet agar mereka bisa berlatih dengan standar yang lebih tinggi dan lebih kompetitif.
Dalam pidato perdananya, Chairil Anwar menekankan bahwa kepemimpinannya akan fokus pada transparansi tata kelola organisasi serta penguatan pembinaan atlet muda.
“Kami ingin memastikan bahwa semua program KONI Kukar berjalan dengan transparan dan profesional. Selain itu, pembinaan atlet usia muda harus menjadi prioritas agar regenerasi atlet berjalan dengan baik,” tegas Chairil.
Ia juga menyoroti pentingnya perbaikan sistem anggaran dan kesejahteraan atlet serta pelatih agar mereka mendapatkan hak yang layak dalam proses pembinaan.
Dengan kepemimpinan baru ini, diharapkan KONI Kukar dapat lebih optimal dalam menjalankan fungsinya sebagai wadah pembinaan olahraga di tingkat daerah serta menciptakan atlet berkualitas yang bisa mengharumkan nama Kukar di tingkat nasional dan internasional. (Adv Diskominfo Kukar/nr)