
Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Najib. *(adv/ist)
Sambaranews.com, BALIKPAPAN – Dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan pertumbuhan penduduk yang pesat, Anggota Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Najib, menyatakan bahwa perpanjangan masa jabatan Rukun Tetangga (RT) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keteraturan administrasi kependudukan. Najib berpendapat bahwa RT yang telah menjabat lebih lama memiliki kedekatan dengan warganya, sehingga mampu menginventarisasi data kependudukan secara lebih efektif dan menyusun program pelayanan yang tepat sasaran.
Dalam wawancaranya pada Jumat (31/1/2025), Najib menegaskan,
“RT bisa bekerja lebih maksimal membangun lingkungannya, terutama dalam inventarisasi kependudukan. Saat ini banyak pendatang di Kota Balikpapan, sehingga administrasi kependudukan harus lebih tertata. Dengan masa jabatan yang lebih lama, RT harusnya lebih mengenal warganya,”
sebagai bukti bahwa pengalaman yang diperoleh selama masa jabatan panjang sangat krusial untuk meningkatkan kualitas pengelolaan data dan pelayanan publik.
Lebih jauh, Najib menggarisbawahi peran RT dalam mengantisipasi risiko bencana. Ia menjelaskan bahwa RT yang memiliki masa jabatan lebih panjang akan lebih mengenali kondisi lingkungan di sekitarnya, termasuk mengidentifikasi daerah rawan longsor atau wilayah dengan sistem drainase yang kurang memadai. “RT yang lebih lama menjabat tentu lebih memahami kondisi lingkungannya, termasuk daerah mana saja yang rawan longsor atau memiliki sistem drainase yang kurang baik. Dengan begitu, mereka bisa lebih cepat merespons dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi,” tambahnya. Menurut Najib, respons cepat ini sangat penting untuk mengurangi risiko dan dampak bencana yang mungkin terjadi sewaktu-waktu.
Tidak hanya itu, pengalaman RT yang panjang juga memberikan keuntungan dalam menangani berbagai permasalahan warga, mulai dari pelayanan publik, keamanan, hingga perbaikan infrastruktur lingkungan. “RT yang lebih lama menjabat cenderung memiliki pengalaman lebih dalam mengurus berbagai permasalahan warga, termasuk dalam hal pelayanan publik, keamanan, hingga perbaikan infrastruktur lingkungan,” ungkap Najib. Meski demikian, ia mengingatkan agar evaluasi rutin dilakukan agar kinerja RT tetap optimal dan inovatif dalam menghadapi perubahan.
Dengan langkah strategis ini, diharapkan RT dapat berperan sebagai garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang tertata dan administrasi kependudukan yang transparan, sehingga mendukung pembangunan berkelanjutan di Balikpapan. (Yud/ADV/DPRD Balikpapan)