Odah Temu. *(adv)

Sambaranews.com, KUKAR – Rizka Junita, pemilik Odah Temu, telah berhasil menciptakan inovasi minuman herbal yang tak hanya menggoda selera, tetapi juga mengubah pandangan masyarakat tentang jamu. Dengan menyajikan jamu yang tidak lagi pahit dan ketinggalan zaman, Rizka menawarkan versi kekinian dari minuman tradisional Indonesia yang kini digemari banyak kalangan, terutama generasi muda.
Odah Temu lahir dari kecintaan Rizka terhadap jamu, namun dengan tujuan besar untuk menghilangkan kesan kuno dan pahit yang sering melekat pada minuman herbal ini. Melihat maraknya tren minuman kekinian yang didominasi oleh minuman instan, Rizka berinisiatif untuk memperkenalkan jamu dengan konsep yang lebih modern, dengan rasa yang lebih enak dan tampilan yang menarik. Tujuan utamanya adalah untuk mengenalkan warisan budaya Indonesia melalui rasa jamu yang lebih diterima di kalangan muda.
“Tujuan kami adalah menjadikan jamu lebih populer di kalangan generasi muda yang cenderung menghindari jamu karena dianggap pahit dan ketinggalan zaman,” ujar Rizka.
Dengan menggunakan bahan-bahan tradisional, Odah Temu memastikan kualitas jamu tetap terjaga, diproses secara manual dengan standar khusus, untuk mempertahankan manfaat kesehatan tanpa mengorbankan rasa.
Odah Temu pertama kali memasarkan produknya secara online pada 2019 dan mendapatkan respons positif dari pasar. Kesuksesan penjualannya secara daring mendorong Rizka untuk membuka outlet pertama pada 2020, memberikan pelanggan kesempatan untuk merasakan langsung berbagai varian jamu dengan rasa yang menyegarkan. Tak hanya itu, Odah Temu juga memanfaatkan media sosial untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, aktif berjualan melalui Instagram, TikTok, Facebook, serta platform pemesanan online seperti GrabFood dan GoFood.
“Dengan konsep yang menarik dan rasa yang lebih enak, kami ingin jamu tetap dikenal sebagai minuman sehat yang memiliki manfaat luar biasa,” kata Rizka, yang percaya bahwa minuman tradisional ini bisa bersaing dengan minuman kekinian lainnya di pasar.
Selain berjualan secara online, Odah Temu juga sering terlibat dalam berbagai event, expo, dan festival untuk memperkenalkan produk mereka kepada khalayak yang lebih luas.
“Kami tidak hanya mengandalkan pemasaran dari mulut ke mulut, tetapi juga aktif membuat konten yang menarik di media sosial agar dapat menjangkau konsumen yang lebih banyak,” tambah Rizka.
Hal ini membantu Odah Temu menjangkau pasar yang lebih luas, baik lokal maupun internasional.
Rizka berharap, Odah Temu tidak hanya akan bertahan di pasar, tetapi juga dapat terus berkembang dan menjadi destinasi kuliner yang terkenal di Tenggarong.
“Kami ingin agar Odah Temu menjadi pilihan utama bagi wisatawan lokal maupun asing yang ingin mencoba minuman asli Indonesia dengan konsep yang kekinian,” ujarnya.
Meskipun telah meraih kesuksesan yang cukup signifikan, Rizka dan timnya tetap fokus pada inovasi dan peningkatan kualitas produk. Mereka yakin bahwa dengan konsistensi dan semangat untuk terus berkembang, Odah Temu akan semakin dikenal dan diminati oleh banyak orang.
“Harapan terbesar saya adalah bisa sejajar dengan produk minuman kekinian lainnya, namun tetap mempertahankan ciri khas dan keaslian produk kami,” tutup Rizka dengan penuh keyakinan.
Dengan semangat tersebut, Odah Temu siap menghadirkan jamu kekinian yang tak hanya enak, tetapi juga sehat, serta memperkenalkan warisan budaya Indonesia ke dunia.
(adv/*ari)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
DPRD Kukar Beri Tenggat Satu Pekan Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Sektor Migas
Ngaku Gaji dan Tabungan, Pasutri Ini Ternyata Hidup Mewah dari Dolar Majikan
12 Pemancing Terjebak Cuaca Buruk di Lamaru, Tim SAR Balikpapan Evakuasi Seluruh Korban dengan Selamat
Tekan Pelanggaran dan Balap Liar, Polres Kukar Luncurkan Operasi Keselamatan Mahakam 2026