Kegiatan lomba mancing di Pemancingan Rocky 2HS, Sabtu (21/6/2026).
Tenggarong, Sambaranews.com – Sebanyak 150 kilogram ikan ditebar ke kolam Pemancingan Rocky 2HS dalam lomba mancing yang digelar Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Sabtu (21/6/2026). Kegiatan yang merupakan rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 itu diikuti 46 peserta dari Kukar dan Samarinda.
Kegiatan yang terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya tersebut diikuti keluarga besar Polres Kukar serta masyarakat dari Kukar dan Samarinda. Dari 46 peserta yang ambil bagian, enam pemancing berhasil keluar sebagai juara berdasarkan berat ikan yang berhasil ditangkap.
Juara pertama diraih Nur Lina, peserta asal Samarinda, dengan tangkapan ikan seberat 7,570 kilogram dan berhak membawa pulang hadiah utama berupa satu unit sepeda listrik. Juara kedua mencatat tangkapan 5,755 kilogram dan memperoleh hadiah kulkas, disusul juara ketiga dengan berat 5,240 kilogram yang mendapatkan televisi.
Sementara juara keempat mencatat tangkapan 4,500 kilogram dan memperoleh mesin cuci, juara kelima dengan berat 4,320 kilogram mendapatkan sepeda, serta juara keenam dengan tangkapan 4,125 kilogram memperoleh kipas angin.
Wakapolres Kukar, Kompol Izdiharuddin Faris Raharja Putra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema “80 Tahun Polri Mengabdi untuk Masyarakat”.
“Hari ini Polres Kutai Kartanegara melaksanakan kegiatan lomba mancing yang diikuti 46 peserta dari Kutai Kartanegara dan Samarinda. Setelah perlombaan selesai, telah ditetapkan enam orang pemenang mulai juara satu hingga juara enam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh peserta dapat mengikuti perlombaan secara gratis sebagai bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat.
“Perlombaan mancing kali ini tidak dipungut biaya sama sekali. Seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan secara gratis sebagai bentuk pelayanan dan kedekatan Polri kepada masyarakat Kutai Kartanegara dan sekitarnya,” katanya.
Ia menambahkan, rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 masih akan berlanjut dengan berbagai lomba dan kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat. Di antaranya lomba catur, gasing, dan menyumpit pada 27 Juni, donor darah pada 26 Juni, sunatan massal pada 28 Juni, serta lomba kicau burung pada 5 Juli.
“Harapan kami melalui rangkaian kegiatan ini adalah semakin terjalinnya sinergi antara Polri dan masyarakat. Semoga di usia ke-80 tahun ini Polri semakin jaya dan semakin dekat dengan masyarakat,” tuturnya.
Ketua panitia yang juga Kapolsek Loa Kulu, AKP Hari Supranoto, mengaku bersyukur kegiatan berjalan lancar dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
“Peserta sangat antusias. Walaupun tidak menjadi juara, mereka tetap bisa membawa pulang ikan hasil tangkapannya karena sistem yang digunakan adalah sistem klasik. Jadi semua ikan yang didapat peserta boleh dibawa pulang,” ungkapnya.
Ia menyebut jumlah peminat sebenarnya jauh lebih banyak dibandingkan kuota yang tersedia.
“Sebenarnya peserta membeludak. Kalau tidak kami batasi, masih banyak yang antre untuk ikut. Mudah-mudahan ke depan bisa kembali mengadakan kegiatan serupa yang lebih meriah lagi,” katanya.
Sementara itu, Nur Lina yang berhasil menjadi juara pertama mengaku tidak menyangka dapat membawa pulang hadiah utama berupa sepeda listrik. Perempuan asal Samarinda tersebut mengatakan dirinya memang cukup sering mengikuti lomba mancing di Tenggarong.
“Kalau ditanya kuncinya, sebenarnya tidak ada tips khusus, hanya faktor keberuntungan saja. Memang hari ini rezekinya saya,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Kutai Kartanegara yang telah melibatkan masyarakat dalam kegiatan peringatan Hari Bhayangkara.
“Semoga Polri, khususnya Polres Kutai Kartanegara, semakin maju, semakin sukses, dan dapat terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Kebakaran di Gang 9 Timbau, 4 Bangunan Ludes Terbakar dan 3 Terdampak
Legenda Putri Karang Melenu Hadir dalam Kemasan Digital di Museum Mulawarman
Dukung Ketahanan Pangan, 7 Ton Jagung Muara Wahau Dipasok ke Bulog Samarinda
Setelah Sempat Ditunda, Musda Golkar Samarinda Akhirnya Digelar dengan Calon Tunggal
Penyidik Geledah Rumah di Tenggarong, Diduga Bagian dari Pengembangan Penyidikan Kasus Honor Non-ASN Disdikbud Kukar
Polsek Muara Wahau Gandeng Perusahaan Tanam Jagung 5 Hektar, Perkuat Ketahanan Pangan di Kutim
Pasutri Berhasil Dievakuasi Setelah Terjun ke Sungai Mahakam, Diduga Akibat Perselisihan Rumah Tangga