kondisi kerusakan plafon di Pasar Mangkurawang.
Tenggarong, Sambaranews.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) memastikan perbaikan plafon di Pasar Mangkurawang segera direalisasikan. Langkah ini diambil menyusul keluhan pedagang terkait kebocoran atap yang kerap mengganggu aktivitas jual beli.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Kukar, Sayyid Fathullah, mengatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan program perbaikan menyeluruh yang dijadwalkan mulai pada triwulan II tahun 2026 atau periode April hingga Juni.
“Perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh pada triwulan II. Kami targetkan seluruh kerusakan bisa tertangani,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, kerusakan plafon yang menyebabkan air hujan merembes hingga ke area lapak pedagang menjadi prioritas penanganan. Kondisi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berpotensi merugikan pedagang karena dapat merusak barang dagangan.
Sebelumnya, persoalan ini juga telah disampaikan langsung kepada Bupati Kukar saat melakukan peninjauan harga dan stok bahan pokok di pasar tersebut. Pemerintah daerah pun merespons dengan memasukkan perbaikan dalam agenda prioritas tahun ini.
Fathullah mengakui, upaya perbaikan sebenarnya telah dilakukan pada tahun 2025. Namun, hasilnya belum maksimal karena keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, sehingga pengerjaan dilakukan secara bertahap.
“Memang sebelumnya sudah ada perbaikan, tetapi belum optimal. Tahun ini kita maksimalkan agar kondisi pasar lebih layak,” jelasnya.
Disperindag Kukar juga menegaskan akan melakukan pengawasan selama proses pengerjaan berlangsung guna memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar dan selesai tepat waktu.
Pihaknya pun meminta para pedagang untuk bersabar selama proses perbaikan berjalan. Diharapkan, setelah rampung, Pasar Mangkurawang dapat memberikan kenyamanan lebih bagi pedagang maupun pembeli serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
“Harapannya, setelah perbaikan selesai, aktivitas di pasar bisa berjalan lebih baik tanpa terganggu kebocoran,” tutupnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Bolos Saat Jam Pelajaran, 23 Pelajar Terjaring Satpol PP Kukar di Sejumlah Tempat Nongkrong
Ribuan Warga Padati Tenggarong, Mengulur Naga dan Belimbur Tutup Rangkaian Erau 2026
Hadiri Puncak Erau 2026, Basuki Sebut Budaya Kutai Jadi Inspirasi Pembangunan IKN
Seluang Mudik hingga Belimbur Beras Meriahkan Bepelas Malam VI Erau Adat Kutai 2026
Disembunyikan dalam Es Kelapa, 9 Paket Diduga Sabu Gagal Diselundupkan ke Lapas Tenggarong
5 Handphone hingga Senjata Tajam Ditemukan dalam Razia Lapas Tenggarong
Polisi Temukan 19 Poket Sabu di Ventilasi Kamar Warga Rantau Pulung
Diduga Curi 115 Janjang Sawit, Lima Pria Diamankan di Perkebunan Rantau Pulung