Genangan banjir di kawasan Pondok Labu, Tenggarong. (Dok. Poktan Sri Abadi)
Kutai Kartanegara, Sambaranews.com – Genangan banjir yang sempat merendam Dusun Pondok Labu, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), berangsur surut sejak Selasa pagi (3/2/2026). Seiring dengan kondisi tersebut, sebagian besar warga terdampak telah kembali ke rumah masing-masing dan beraktivitas secara mandiri.
Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin (2/2/2026) sore. Air mulai memasuki kawasan permukiman sekitar pukul 16.30 Wita dengan ketinggian mencapai sepinggang orang dewasa dan sempat merendam akses jalan warga.
Camat Tenggarong Sukono mengatakan, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, banjir berdampak pada dua rukun tetangga, yakni RT 9 dan RT 10.
“Di RT 9 tercatat sebanyak 18 jiwa terdampak, terdiri dari 16 orang dewasa dan dua anak-anak, dengan total sembilan kepala keluarga,” ujar Sukono.
Sementara itu, di RT 10 terdapat 14 rumah terdampak dengan jumlah warga mencapai 67 jiwa dari 19 kepala keluarga.
“Jika ditotal, jumlah warga terdampak banjir di Kelurahan Loa Ipuh Darat mencapai 85 jiwa berdasarkan data awal,” jelasnya.
Sementara itu, Koordinator Lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Eko Surya Winata, menyampaikan bahwa BPBD bersama aparat kecamatan dan kelurahan telah melakukan penanganan awal dengan mengevakuasi warga ke sejumlah lokasi, seperti Balai Pertemuan Umum (BPU), Lamin Pondok Labu, serta balai pertemuan kelompok tani.
BPBD bersama Dinas Sosial juga sempat mendirikan tenda pengungsian dan menyiapkan dapur umum pada Selasa pagi untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Namun, seiring surutnya genangan air, mayoritas warga memilih kembali ke rumah dan memasak secara mandiri.
“Pantauan terakhir, kondisi air sudah banyak surut. Dapur umum yang sempat disiapkan tidak jadi beroperasi dan dalam proses kembali ke kantor,” ungkap Eko.
Ia menambahkan, kebutuhan dasar seperti bahan pangan telah disalurkan kepada warga terdampak yang saat ini tercatat sekitar 47 jiwa, menurun dari data awal sebanyak 85 jiwa.
Dalam peristiwa tersebut dipastikan tidak terdapat korban jiwa. Pemerintah Kecamatan Tenggarong mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca di wilayah tersebut masih belum menentu.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Aktivitas Bakar Lahan Masih Jadi Ancaman, BPBD Kukar Tingkatkan Kewaspadaan
Family Gathering Polsek Loa Kulu, Personel dan Keluarga Perkuat Kekompakan di Luar Dinas
Andi Satya Resmi Pimpin Golkar Samarinda 2026–2031, Bidik Kemenangan Pemilu 2029
Kebakaran di Gang 9 Timbau, 4 Bangunan Ludes Terbakar dan 3 Terdampak
Tak Sekadar Tempat Pembinaan, Lapas Kelas IIA Tenggarong Kenalkan SAE untuk Masyarakat Umum
792 Warga Binaan Lapas Tenggarong Diusulkan Remisi, 70 Diajukan Amnesti
Pemkab PPU Beri Apresiasi atas Komitmen TJSL Alfamidi Branch Samarinda
Alfamidi Salurkan 9.000 Telur untuk 25 Anak dalam Program Pencegahan Stunting di Palaran