KUTIM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur (Kutim) telah menetapkan 35 sekolah sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG). Program ini berfokus pada pengembangan pembelajaran berbasis teknologi dan peningkatan kompetensi digital para tenaga pendidik di daerah.
Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma Yuwinda, menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah meningkatkan kapasitas guru agar melek digital dan mampu memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang inovatif dan interaktif. Ke-35 sekolah kandidat ini akan menerima pendampingan intensif dengan target penuh menjadi Sekolah Rujukan Google pada tahun 2026.
Irma juga menyebutkan bahwa Kutim memiliki keunggulan signifikan dengan memiliki 54 fasilitator Google for Education, yang merupakan salah satu jumlah terbanyak, bahkan mungkin di tingkat Asia Pasifik. Selain fokus pada kompetensi, Disdikbud juga memperhatikan kesiapan infrastruktur. Untuk mengatasi kendala jaringan dan listrik yang tidak stabil di 18 kecamatan, sejumlah sekolah telah memasang sumber energi alternatif berupa panel surya berkapasitas 10.000 watt, memastikan perangkat digital seperti panel interaktif dapat beroperasi secara konsisten. (ADV)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Polantas Menyapa, Satlantas Kukar Percepat Layanan Administrasi Kendaraan
Tiga Rumah di Kuala Samboja Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Atap Bocor Dikeluhkan Pedagang, Disperindag Kukar Targetkan Perbaikan Pasar Mangkurawang Tuntas Juni 2026
Ancaman PHK di Depan Mata, Pemkab Kukar Dorong Perlindungan Pekerja Lokal