Sambaranews.com| KUTAI KARTANEGARA – Menyambut meningkatnya pembangunan rumah baru di wilayah Kota Bangun, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Pos Sektor Kota Bangun memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan bahan bangunan yang lebih tahan api. Kepala Pos Damkar Kota Bangun, Abdi Ratama, mengatakan bahwa banyak warga belum mengetahui bahwa kini tersedia berbagai material yang mampu memperlambat rambatan panas dengan harga terjangkau. “Bahan tahan api bukan hal mahal. Sekarang sudah banyak yang terjangkau,” ujarnya pada Rabu (10/9/2025).
Abdi menjelaskan bahwa beberapa jenis material seperti cat anti-api, gypsum tahan panas, dan semen khusus dapat membantu memperpanjang waktu evakuasi ketika terjadi kebakaran. Material tersebut bekerja dengan menahan panas lebih lama sebelum struktur bangunan terbakar. Hal ini sangat bermanfaat terutama bagi pemilik rumah kayu yang masih banyak ditemui di wilayah hulu Kota Bangun. Bagian dapur dan area yang berdekatan dengan instalasi listrik menjadi lokasi paling dianjurkan untuk menggunakan material tambahan tersebut.
Selain pemilihan material utama, Damkarmatan Kota Bangun juga memberikan rekomendasi sederhana yang dapat diterapkan oleh warga, seperti memasang lembaran gypsum tahan panas di belakang kompor, menggunakan pipa listrik bersertifikasi, serta melapisi dinding tertentu dengan cat anti-api. Langkah-langkah ini dinilai efektif untuk mengurangi potensi penyebaran api jika terjadi insiden. “Ini bukan sekadar tren bangunan, tapi investasi keselamatan keluarga,” tegas Abdi.
Ia berharap edukasi ini mendapat perhatian lebih dari warga, khususnya yang sedang merencanakan pembangunan atau renovasi rumah. Dengan pemilihan material yang tepat dan aman, risiko kebakaran dapat ditekan secara signifikan. Selain itu, penggunaan bahan tahan api juga memberikan waktu tambahan bagi petugas Damkar untuk melakukan pemadaman sebelum api menyebar lebih luas. (ADV Damkarmatan Kukar/Anita R)