Pameran dan Bepolahan Kerajinan Daur Ulang digelar Pemkab Kukar di Tangga Arung Square, Tenggarong, Selasa (10/3/2026).
Tenggarong, Sambaranews.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) secara resmi membuka Pameran dan Bepolahan (Pelatihan) Kerajinan Daur Ulang di Tangga Arung Square, Selasa (10/3/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh EO Sinar Intan ini menjadi langkah konkret daerah dalam mengubah limbah menjadi aset bernilai ekonomi.
Mewakili Bupati Kukar, Plt Asisten II Sekkab Kukar, Haryo Martani, membuka acara tersebut secara resmi. Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, Haryo menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pameran, melainkan manifestasi nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan.
“Kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk mengubah pola pikir masyarakat, dari budaya buang menjadi budaya olah dan manfaatkan. Ini adalah implementasi ekonomi sirkular, di mana kita menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” ujar Haryo Martani.
Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan visi Kukar Idaman, khususnya program ke-14 yaitu Jaga Lingkungan Lestari. Melalui kampanye 3R (Reduce, Reuse, Recycle), Pemkab Kukar optimistis target pencapaian Adipura Award tahun 2027 dapat terealisasi dengan berkurangnya volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Pameran ini merupakan hasil kolaborasi antara EO Sinar Intan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar.
Kepala Disdikbud Kukar, Heriansyah, menjelaskan bahwa pihaknya melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP.
“Kami ingin menanamkan pemahaman sejak dini bahwa sampah adalah persoalan kolektif. Anak-anak diajarkan mengubah barang tak bernilai menjadi produk ekonomis,” jelas Heriansyah.
Selain siswa, kegiatan ini juga menghadirkan para kepala sekolah. Tujuannya agar para pendidik dapat membimbing siswa untuk terus berpikir kreatif dan inovatif di lingkungan sekolah masing-masing.
“Harapannya, dari kegiatan sederhana ini akan lahir wirausahawan muda di Kutai Kartanegara yang mampu memanfaatkan bahan sederhana menjadi produk bernilai jual tinggi,” ujarnya.
Acara yang bertepatan dengan momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 ini diharapkan menjadi motor penggerak transformasi ekonomi hijau yang menyatukan aspek lingkungan, kreativitas, dan kesejahteraan masyarakat.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Taman Ulin Tenggarong Terbengkalai, Warga Keluhkan Sampah dan Minim Perawatan
Libur Lebaran, Rainbow Slide di Tangga Arung Square Tarik Ribuan Pengunjung
Ruang Rekreasi Jadi Area Rawan, Taman Ulin Tenggarong Disorot
21 Tahun Jadi Petugas Kebersihan, Warga Loa Ipuh Syukuri Bingkisan Lebaran dari Pemkab Kukar
Polres Kutim Sediakan Mudik Gratis, Dua Bus Disiapkan untuk Layani Masyarakat
Semarak Nyepi di Kerta Buana, Tujuh Ogoh-Ogoh Diarak hingga Dibakar di Pura Pasupati