Heriansyah, Kepala Disdikbud Kukar, memberikan keterangan kepada wartawan usai kegiatan.
Tenggarong, Sambaranews.com – Sebanyak 124 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengalami rotasi dan mutasi jabatan. Salah satunya adalah Heriansyah, yang sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Inspektorat Daerah Kukar dan kini dipercaya menduduki posisi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar.
Heriansyah resmi dilantik oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, di Pendopo Bupati Odah Etam, Jumat (6/2/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Kukar Aulia menegaskan pentingnya penguasaan data bagi seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah, khususnya di sektor pendidikan. Ia menyatakan tidak akan mentolerir kepala dinas maupun kepala bidang yang tidak memahami data secara menyeluruh.
“Saya tegaskan, saya tidak akan mentolerir kepala dinas atau kepala bidang yang tidak menguasai data. Dinas Pendidikan harus memiliki data lengkap, mulai dari jumlah sekolah, kondisi bangunan, sekolah yang memerlukan rehabilitasi ringan, sedang, maupun berat, hingga sekolah yang belum memiliki fasilitas sanitasi yang layak,” tegasnya.
Menurut Bupati, fokus utama pembangunan pendidikan di Kukar adalah perbaikan ruang belajar, penyediaan fasilitas toilet yang representatif, serta peningkatan kualitas dan kuantitas layanan pendidikan.
Usai dilantik, Heriansyah menyampaikan bahwa langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal di lingkungan Disdikbud Kukar. Ia menekankan pentingnya membangun tim yang solid agar amanah dan tugas yang diberikan Bupati dapat dijalankan secara optimal.
“Pertama, kami akan melakukan konsolidasi internal. Amanah dan tugas yang disampaikan oleh Bupati harus dijalankan oleh tim yang solid dan memiliki semangat kerja yang sama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan pendidikan harus berbasis data yang akurat. Menurutnya, data menjadi fondasi penting dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan, khususnya terkait kondisi infrastruktur sekolah.
“Kita harus memiliki data yang jelas, berapa sekolah yang rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Namun tantangan paling berat sebenarnya bukan hanya infrastruktur, melainkan bagaimana mengubah manusianya,” kata Heriansyah.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa fokus utama Disdikbud ke depan adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penurunan angka putus sekolah, serta penyiapan generasi yang unggul dan berdaya saing di era industri 4.0 atau era digital cerdas.
“SDM unggul itu bukan hanya cerdas, tetapi juga memiliki kompetensi, keterampilan, integritas, dan daya tahan yang kuat,” tambahnya.
Terkait kesejahteraan guru dan kondisi sekolah di wilayah terpencil, Heriansyah menyatakan pihaknya akan melakukan inventarisasi dan pemetaan kondisi riil di lapangan sebelum menentukan program intervensi yang tepat.
“Kita harus mengetahui akar persoalan yang sebenarnya, baru kemudian membuat kebijakan yang benar-benar memiliki daya ungkit dan berdampak nyata,” jelasnya.
Heriansyah juga menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam dunia pendidikan. Menurutnya, budaya harus menjadi alat pembangunan karakter peserta didik.
“Budaya gotong royong, disiplin, kerja keras, kejujuran, dan kemandirian harus ditanamkan sejak dini. Dengan SDM yang unggul dan berkarakter, Kutai Kartanegara akan memiliki daya saing yang kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa ke depan kekuatan daerah tidak lagi semata bertumpu pada sumber daya alam, melainkan pada kualitas sumber daya manusianya. Pendidikan yang kuat diyakini akan memberikan dampak ekonomi yang besar dan berkelanjutan.
“Ketika ekosistem pendidikan berjalan baik, dampak ekonominya bersifat multiplikatif. Orang tidak hanya datang sebentar, tetapi tinggal, belajar, dan beraktivitas dalam jangka panjang. Inilah investasi paling penting bagi masa depan Kukar,” pungkasnya.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Taman Ulin Tenggarong Terbengkalai, Warga Keluhkan Sampah dan Minim Perawatan
Libur Lebaran, Rainbow Slide di Tangga Arung Square Tarik Ribuan Pengunjung
Ruang Rekreasi Jadi Area Rawan, Taman Ulin Tenggarong Disorot
21 Tahun Jadi Petugas Kebersihan, Warga Loa Ipuh Syukuri Bingkisan Lebaran dari Pemkab Kukar
Polres Kutim Sediakan Mudik Gratis, Dua Bus Disiapkan untuk Layani Masyarakat
Semarak Nyepi di Kerta Buana, Tujuh Ogoh-Ogoh Diarak hingga Dibakar di Pura Pasupati