Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Assoc. Prof. Dr. Supardi, S.H., M.H., secara resmi menyematkan tanda jabatan kepada Beni Putra, S.H., M.H., sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Bontang.
Samarinda, Sambaranews.com – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Assoc. Prof. Supardi secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Beni Putra sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bontang. Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan serah terima jabatan yang digelar di Aula Kejati Kalimantan Timur, Jalan Bung Tomo, Samarinda Seberang, Kamis (5/2/2026).
Sebelum dipercaya memimpin Kejari Bontang, Beni Putra menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu Selatan. Ia menggantikan Pilipus Siahaan yang mendapat penugasan baru sebagai Asisten Tindak Pidana Umum pada Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Kajati Kaltim dan dihadiri para Asisten Kejati Kaltim, Kepala Kejaksaan Negeri se-Kalimantan Timur, Kepala Bagian Tata Usaha, para Koordinator, Kepala Seksi di lingkungan Kejati Kaltim, serta pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Kalimantan Timur.
Dalam sambutannya, Supardi menyampaikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan merupakan hasil dari penilaian atas kapasitas, integritas, dan kompetensi untuk memimpin satuan kerja dalam mendukung visi dan misi Kejaksaan.
Menurut Supardi, promosi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang tidak terpisahkan dari kebutuhan institusi. Penataan sumber daya manusia dilakukan secara berkelanjutan untuk menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.
“Alih tugas dan penempatan jabatan adalah kebijakan organisasi yang bertujuan meningkatkan akselerasi kinerja Kejaksaan agar lebih adaptif dan responsif,” ujarnya.
Kajati Kaltim juga mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ia menegaskan bahwa jabatan tidak boleh menjadi sumber kesombongan, melainkan harus diemban dengan kerendahan hati serta tanggung jawab moral.
Kepada Kajari Bontang yang baru, Supardi menekankan agar segera melakukan pemetaan dan pendalaman terhadap berbagai persoalan di wilayah hukum yang dipimpin.
“Laksanakan tugas dengan mengedepankan akselerasi dan akurasi,” tegasnya.
Selain itu, pejabat baru diminta membangun iklim kerja yang produktif, inovatif, transparan, dan akuntabel, serta menumbuhkan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik. Penjagaan integritas dan penolakan terhadap segala bentuk penyimpangan juga menjadi penekanan utama.
“Penegakan hukum harus dilaksanakan secara adil, profesional, dan memberikan manfaat nyata dengan tetap berlandaskan integritas luhur,” pungkasnya.
Kajati Kaltim berharap seluruh amanah yang diberikan dapat dijalankan secara optimal, sehingga kehadiran Kejaksaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bangsa, dan negara.
Wartawan: Kusma
Editor: leeya


Taman Ulin Tenggarong Terbengkalai, Warga Keluhkan Sampah dan Minim Perawatan
Libur Lebaran, Rainbow Slide di Tangga Arung Square Tarik Ribuan Pengunjung
Ruang Rekreasi Jadi Area Rawan, Taman Ulin Tenggarong Disorot
21 Tahun Jadi Petugas Kebersihan, Warga Loa Ipuh Syukuri Bingkisan Lebaran dari Pemkab Kukar
Polres Kutim Sediakan Mudik Gratis, Dua Bus Disiapkan untuk Layani Masyarakat
Semarak Nyepi di Kerta Buana, Tujuh Ogoh-Ogoh Diarak hingga Dibakar di Pura Pasupati