KUTIM – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini menunjukkan keseriusan dalam menggarap warisan sejarah dan budaya daerah. Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, secara langsung menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk segera melaksanakan kajian komprehensif mengenai kebutuhan dan rencana pembangunan gedung museum daerah.
Langkah ini diambil menyusul fakta bahwa Kutim memiliki banyak artefak dan temuan sejarah bernilai tinggi, namun saat ini koleksi tersebut hanya tersimpan dalam sebuah bangunan kecil dengan fasilitas yang sangat terbatas.
Bupati Ardiansyah menyoroti bahwa keterbatasan ruang dan fasilitas yang ada menyebabkan koleksi sejarah ini tidak dapat diakses atau dikenal luas oleh masyarakat. Bahkan, banyak warga Kutim sendiri yang belum menyadari betapa kayanya jejak sejarah yang tersimpan di daerah mereka.
Oleh karena itu, perintah kajian ini menjadi sangat mendesak. Kajian yang diminta Bupati mencakup berbagai aspek fundamental, mulai dari kelayakan pembangunan, potensi koleksi yang akan dipamerkan, kebutuhan ruang, hingga perumusan model pengelolaan museum yang paling efektif ke depannya.
Lebih lanjut, Bupati Ardiansyah menilai keberadaan museum daerah ini sangat relevan dengan status geopark yang dimiliki Kutim. Melalui geopark, banyak data, narasi sejarah, dan bukti arkeologis yang dapat diolah secara optimal dan disajikan sebagai materi edukatif bagi generasi muda.
Meskipun pembangunan museum diakui bukan pekerjaan sederhana karena membutuhkan perencanaan matang dan anggaran yang besar, Ardiansyah berharap proses kajian dapat segera rampung.
Hal ini merupakan wujud komitmennya agar pembangunan museum bisa mulai direncanakan dan terealisasi di masa kepemimpinannya, mengingat Kutim memiliki modal sejarah yang sangat kuat untuk dikembangkan ke tingkat yang lebih tinggi. (ADV)


Pengadaan Tisu Toilet Senilai Rp261 Juta di Setda Kutim Viral, Bupati Mengaku Belum Paham Detailnya
Tekanan Fiskal di Kutim dan Desakan Kolaborasi Swasta untuk Pembangunan Daerah 3T
Transparansi Kunci Pembangunan: Desa Teluk Pandan Alokasikan Rp6 Miliar untuk Mengangkat Kualitas Jalan Tani dan Kehidupan Warga
Bupati Ardiansyah Resmikan Kantor Desa Muara Dun dan Balai Kelinjau Ilir, Tekankan Peningkatan Kapasitas SDM Aparat Desa
Disdikbud Kutim Komitmen Terapkan Restorative Justice: Mulyono Utamakan Mediasi dan Pendekatan Kekeluargaan untuk Kasus Sekolah
Permudah Urusan SIM hingga STNK, Polantas Menyapa Jadi Andalan Satlantas Kukar
Pinjaman Rp820 Miliar Kukar Dipertanyakan, Bupati: untuk Bayar Rekanan dan Jaga Ekonomi
Puncak Nyepi Caka 1948 di Kerta Buana, Bupati Kukar Tekankan Harmoni dan Persatuan Umat
Aksi Mahasiswa Diwarnai Kekecewaan, Pemkab Kukar Jelaskan Ketidakhadiran Bupati