Foto Ilustrasi Damkar.

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Banyak warga belum memahami bahwa kabel listrik yang terasa hangat merupakan tanda awal overheating atau pemanasan berlebih. Kondisi ini dapat berkembang menjadi korsleting dan memicu kebakaran rumah. Kepala Pos Sektor Damkarmatan Muara Muntai, Gusti Guta Wangga, menegaskan pentingnya pengecekan berkala terhadap instalasi listrik. “Kalau kabel mulai hangat, itu bukan hal biasa. Itu pertanda bahaya, segera lakukan pengecekan,” ujarnya, Senin (8/9/2025).
Ia menjelaskan bahwa overheating biasanya terjadi karena beban listrik yang terlalu besar, penggunaan perangkat secara bersamaan, atau kualitas kabel yang sudah menurun. Dalam beberapa kasus, kabel yang tertekuk atau tertindih perabotan juga mempercepat kerusakan lapisan pelindung sehingga panas tidak bisa keluar dengan baik.
Gusti menyarankan warga untuk secara rutin meraba kabel utama setelah digunakan dalam waktu lama. Jika terasa hangat atau bahkan panas, maka penggunaan perangkat harus segera dihentikan. Ia juga menekankan perlunya mengganti kabel lama yang warnanya telah memudar atau tampak mengelupas. “Kabel yang sudah berumur itu tidak kuat lagi menahan arus. Lebih baik diganti sebelum menimbulkan masalah,” tambahnya.
Warga juga diminta menghindari penggunaan colokan ganda dan stopkontak bertumpuk karena dapat menyebabkan beban berlebihan pada satu titik listrik. Ventilasi yang baik di area penempatan perangkat elektronik juga membantu menurunkan suhu kerja kabel.
Dengan memahami tanda-tanda overheating, pihak Damkarmatan berharap masyarakat dapat mencegah insiden kebakaran sejak tahap paling awal sebelum api muncul.(ADV Damkarmatan Kukar/Anita R)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Permudah Urusan SIM hingga STNK, Polantas Menyapa Jadi Andalan Satlantas Kukar
Pinjaman Rp820 Miliar Kukar Dipertanyakan, Bupati: untuk Bayar Rekanan dan Jaga Ekonomi
Puncak Nyepi Caka 1948 di Kerta Buana, Bupati Kukar Tekankan Harmoni dan Persatuan Umat
Aksi Mahasiswa Diwarnai Kekecewaan, Pemkab Kukar Jelaskan Ketidakhadiran Bupati