Foto Ilustrasi Damkar.

Sambaranews.com | KUTAI KARTANEGARA – Kebiasaan sebagian warga mengisi bahan bakar tanpa mematikan mesin baik pada perahu, sepeda motor, maupun mobil masih sering ditemui. Padahal, tindakan yang tampak sepele ini menyimpan risiko besar karena percikan kecil dari mesin yang tetap menyala dapat memicu kebakaran kapan saja.
Bahaya utamanya berasal dari uap bensin yang sangat mudah terbakar. Ketika mesin tetap hidup, percikan listrik dari kabel, busi, atau komponen mesin lain dapat memicu api dalam hitungan detik. Di area perairan seperti Kota Bangun, hal ini lebih berbahaya karena banyak perahu menggunakan mesin tempel yang terbuka, sehingga uap bahan bakar lebih mudah menyebar dan tersulut.
Kepala Pos Damkar Sektor Kota Bangun, Abdi Ratama, menegaskan bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas.
“Masyarakat perlu memahami bahwa mematikan mesin sebelum mengisi bahan bakar bukan sekadar imbauan, tetapi prosedur keselamatan yang wajib dilakukan. Satu percikan saja bisa memicu kebakaran yang sulit dikendalikan,” ujarnya, Jumat (5/9/2025).
Ia juga menekankan pentingnya mengikuti standar aman pengisian bahan bakar, mulai dari mematikan mesin, menjauhkan sumber api, memastikan nozel terpasang dengan benar, hingga tidak menggunakan ponsel di area pengisian.
“Tindakan kecil dapat mencegah kerugian besar. Damkarmatan siap mengedukasi, tetapi kebiasaan aman harus dimulai dari diri sendiri,” tambahnya.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan risiko kebakaran akibat kelalaian saat pengisian bahan bakar dapat ditekan dan lingkungan Kota Bangun menjadi lebih aman bagi seluruh warga. (ADV Damkarmatan Kukar/Aaw)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
DPRD Kukar Beri Tenggat Satu Pekan Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Sektor Migas
Ngaku Gaji dan Tabungan, Pasutri Ini Ternyata Hidup Mewah dari Dolar Majikan
12 Pemancing Terjebak Cuaca Buruk di Lamaru, Tim SAR Balikpapan Evakuasi Seluruh Korban dengan Selamat
Tekan Pelanggaran dan Balap Liar, Polres Kukar Luncurkan Operasi Keselamatan Mahakam 2026