Bimtek pengelolaan aset desa.

Sambaranews.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan kemampuan perangkat desa melalui bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan aset desa.
Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 23 hingga 24 Juni 2025, di Hotel Haris Samarinda dan diikuti puluhan perangkat desa dari berbagai kecamatan.
Kepala DPMD Kukar, Arianto, menegaskan bimtek ini menjadi bagian dari evaluasi penyelenggaraan pemerintahan desa, terutama untuk memperbaiki pencatatan dan pelaporan aset.
“Pengelolaan aset desa sebetulnya sudah difasilitasi melalui aplikasi SIPADE, yang bisa digunakan secara online maupun offline. Namun kami mendorong agar penggunaannya dilakukan secara daring, sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 1 Tahun 2018 dan yang terbaru Permendagri Nomor 3 Tahun 2024,” jelas Arianto, Selasa (24/6/2025).
Ia menjelaskan pengelolaan keuangan dan aset desa adalah dua hal yang saling berkaitan erat.
Ketika desa mengalokasikan dana pembangunan atau membeli barang, hasilnya harus tercatat dan diurus sebagai aset desa.
“Contohnya, kalau desa membangun gedung atau membeli lahan, itu menjadi aset desa yang harus tercatat. Lebih dari itu, aset tersebut seharusnya bisa dimanfaatkan, bahkan bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes),” lanjutnya.
Arianto juga menegaskan agar aset desa dapat memberikan dampak ekonomi bagi warga, tidak hanya berhenti di tahap pembangunan saja.
“Jangan sampai aset hanya dibangun dan setiap tahun dianggarkan untuk pemeliharaan, tapi tidak pernah dimanfaatkan atau menghasilkan. Setidaknya, aset itu bisa membiayai perawatannya sendiri,” tegasnya.
Karena keterbatasan anggaran, tahun ini baru 56 desa yang bisa mengikuti bimtek dari total 193 desa di Kukar.
Arianto berharap ke depan jumlah peserta dapat bertambah seiring dukungan anggaran yang memadai.
Sebagai tambahan, DPMD Kukar juga mendampingi penyusunan dokumen etnografi desa agar potensi sosial dan budaya desa dapat teridentifikasi dan dikembangkan.
“Kami terus berupaya meningkatkan kapasitas desa, tidak hanya dalam aspek administrasi, tetapi juga identitas sosial dan potensi ekonomi,” pungkasnya. (Adv/DPMD KUKAR/Ak)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi