
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni. *(adv/nur)
Sambaranews.com, TENGGARONG – Kesadaran sosial pegawai negeri di lingkungan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara terus tumbuh. Hal itu ditunjukkan melalui kesuksesan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dispora yang berhasil menghimpun zakat senilai Rp 55 juta pada Ramadan 1446 Hijriah.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil partisipasi aktif seluruh pegawai yang memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menunaikan zakat secara terorganisir.
“Alhamdulillah, seluruh pegawai Dispora Kukar sangat bersemangat menyalurkan zakat melalui UPZ yang telah kami bentuk. Ini membuktikan bahwa kesadaran berbagi terus meningkat,” ucapnya, Sabtu (22/3/2025).
Aji menekankan bahwa pengumpulan zakat di Dispora tidak dilakukan secara asal. Pihaknya telah membentuk sistem UPZ internal yang bekerja sama dengan Baznas Kukar untuk memastikan dana tersalurkan kepada golongan yang tepat.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya tata kelola zakat yang akuntabel. Pengumpulan dan pendistribusian zakat dilakukan dengan prinsip transparansi agar menumbuhkan rasa percaya masyarakat kepada pemerintah.
“Seperti yang ditekankan oleh Pak Bupati, menjaga kepercayaan dalam pengelolaan zakat sangat penting. Kami akan terus meningkatkan koordinasi agar zakat yang dikumpulkan benar-benar bermanfaat,” jelasnya.
Tak hanya sekadar menunaikan kewajiban, gerakan zakat ini menjadi bagian dari pendekatan moral dan spiritual ASN di lingkungan Dispora. Aji Ali berharap, gerakan zakat melalui UPZ bisa diperluas ke seluruh OPD dan menjadi program rutin tahunan yang menyentuh langsung masyarakat miskin dan rentan.
“Zakat memiliki potensi besar untuk menjadi instrumen pengentasan kemiskinan. Oleh karena itu, kami dorong agar OPD lain di Kukar turut membentuk UPZ masing-masing,” imbuhnya.
Dengan sinergi pemerintah, UPZ, dan Baznas Kukar, diharapkan gerakan zakat yang kini berjalan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan. Dispora Kukar juga terus mendorong agar ASN memaknai zakat sebagai bagian dari dedikasi dalam melayani masyarakat, tidak hanya dalam tugas administratif, tapi juga sosial.
“Jika gerakan ini bisa meluas, maka zakat akan menjadi kekuatan ekonomi umat,” tutup Aji Ali. (ADV Diskominfo Kukar/nr)