Pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu di Balikpapan Barat kembali menjadi perhatian serius DPRD Kota Balikpapan. *(adv/ist)

Sambaranews.com, BALIKPAPAN – Pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu di Balikpapan Barat kembali menjadi perhatian serius DPRD Kota Balikpapan. Pasalnya, proyek yang diharapkan menjadi fasilitas kesehatan utama di kawasan tersebut mengalami keterlambatan dalam penyelesaian.
Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan, Nelly Turuallo, menegaskan bahwa DPRD akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan proyek ini tidak mangkrak dan bisa segera beroperasi sesuai target.
“Masyarakat Balikpapan Barat sangat membutuhkan rumah sakit ini. Jangan sampai proyek yang sudah dianggarkan ini malah berlarut-larut tanpa kejelasan. Kami ingin melihat langsung kendala apa yang terjadi di lapangan,” ujar Nelly, Selasa (4/3/2025).
Nelly menjelaskan bahwa lambatnya progres pembangunan ini menjadi perhatian utama karena minimnya akses layanan kesehatan bagi warga Balikpapan Barat. Saat ini, banyak masyarakat di wilayah tersebut harus menempuh jarak jauh untuk mendapatkan layanan medis yang memadai.
Menurut Nelly, proyek ini seharusnya bisa berjalan lebih cepat mengingat anggaran yang telah disiapkan cukup besar. Namun, hingga kini progresnya masih jauh dari harapan.
“Kami akan mencari tahu apakah ada kendala dari sisi anggaran, perizinan, atau aspek teknis lainnya. Jika memang ada masalah, harus segera dicari solusinya agar pembangunan bisa berjalan dengan lancar,” tegasnya.
Sidak ini juga akan melibatkan Komisi III DPRD Balikpapan yang membidangi infrastruktur dan pembangunan. Kolaborasi antar komisi ini diharapkan dapat mengidentifikasi berbagai hambatan teknis serta mencari jalan keluar agar proyek ini tidak berlarut-larut.
Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, H. Yusri, juga menyatakan bahwa DPRD akan memastikan proyek ini berjalan sesuai dengan perencanaan dan tidak menjadi beban anggaran di kemudian hari.
“Kami ingin memastikan apakah proyek ini benar-benar berjalan sesuai rencana atau ada faktor penghambat. Jika ada masalah dari kontraktor atau perizinan, maka harus ada tindakan tegas,” ujarnya.
Selain itu, DPRD juga menekankan pentingnya transparansi dalam penggunaan anggaran proyek ini agar tidak terjadi penyalahgunaan dana atau praktik yang merugikan masyarakat.
Dengan dilakukannya sidak ini, diharapkan pembangunan RS Sayang Ibu bisa segera diselesaikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Balikpapan Barat. (/ADV/DPRD Balikpapan)*


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Akhiri Konflik Agraria Puluhan Tahun, Pemkab Kukar Bentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Lahan PT BDA
Banjir di Pondok Labu Tenggarong Surut, Warga Mulai Kembali ke Rumah
DPRD Kukar Beri Tenggat Satu Pekan Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Sektor Migas
Orang Tua Korban Tolak Hukuman Ringan, Pertanyakan KUHP Baru dalam Kasus Pencabulan 7 Santri