
Ketua Komisi I DPRD Balikpapan, Danang Eko Susanto. *(adv/ist)
Sambaranews.com, BALIKPAPAN – Ketua Komisi I DPRD Balikpapan, Danang Eko Susanto, menegaskan bahwa tempat hiburan malam di Balikpapan harus sepenuhnya tutup selama bulan Ramadan. Menurutnya, aturan ini sudah menjadi kebijakan tahunan yang bertujuan untuk menciptakan suasana yang lebih kondusif bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Danang menyatakan bahwa kepatuhan terhadap kebijakan ini akan diawasi secara ketat oleh Satpol PP dan pihak berwenang lainnya. Ia juga memperingatkan bahwa pelaku usaha yang melanggar aturan akan dikenakan sanksi sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Kita ingin Ramadan berjalan dengan penuh kekhusyukan. Oleh karena itu, seluruh tempat hiburan malam harus tutup total. Ini bukan aturan baru, tetapi sudah menjadi regulasi yang harus ditaati oleh semua pihak,” ujar Danang saat diwawancarai, Selasa (25/2/2025).
DPRD Balikpapan meminta seluruh pemilik usaha hiburan untuk tidak mencari cara agar tetap beroperasi secara diam-diam. Jika ditemukan pelanggaran, tindakan tegas akan segera dilakukan oleh Satpol PP dan dinas terkait.
Selain itu, Danang juga menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam mendukung kebijakan ini. Menurutnya, penutupan tempat hiburan malam bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari masyarakat luas agar kebijakan ini bisa berjalan dengan efektif.
Ia juga mengingatkan bahwa aturan serupa berlaku untuk rumah makan yang beroperasi di siang hari selama Ramadan. Rumah makan diminta untuk memasang tirai agar kegiatan makan dan minum tidak mengganggu mereka yang sedang berpuasa.
“Kami berharap seluruh pengusaha hiburan memahami aturan ini dan tidak mencari celah untuk menghindari sanksi. Mari bersama-sama menciptakan suasana Ramadan yang lebih tenang dan kondusif,” ujar Danang.
Dengan adanya kebijakan ini, DPRD Balikpapan berharap semua pihak bisa bekerja sama untuk menjaga ketertiban dan menciptakan suasana Ramadan yang damai bagi seluruh warga kota. (Yud/ADV/DPRD Balikpapan)