
Camat Kota Bangun Darat, Julkifli. (adv/nur)
Sambaranews.com, KUTAI KARTANEGARA – Pembangunan kantor camat baru di Kecamatan Kota Bangun Darat, Kutai Kartanegara, terus dikebut dan telah memasuki tahap akhir. Proyek ini ditargetkan selesai pada akhir Februari 2025, dengan progres pembangunan yang telah mencapai 95 persen.
Camat Kota Bangun Darat, Julkifli, mengungkapkan bahwa kantor baru ini akan segera difungsikan dalam beberapa bulan mendatang untuk meningkatkan pelayanan publik di wilayah tersebut.
“Saat ini progres pembangunan kantor camat sudah hampir selesai, tinggal beberapa penyelesaian teknis seperti instalasi listrik dan penambahan fasilitas pendukung. Kami harap semuanya bisa rampung pada akhir Februari ini,” ujarnya saat ditemui usai mengikuti Musrenbang Kecamatan di Gedung Bappeda Kutai Kartanegara, Selasa (25/2/2025).
Namun, meski bangunan hampir selesai, beberapa fasilitas penunjang masih dalam tahap penyediaan, sehingga untuk sementara pihak kecamatan akan tetap menggunakan sarana dari kantor lama sebelum seluruh perlengkapan di kantor baru terpasang.
“Kami masih menunggu kelengkapan sarana dan prasarana di kantor yang baru. Sehingga untuk sementara, operasional tetap berjalan dengan fasilitas dari kantor lama,” jelasnya.
Selain penyelesaian pembangunan kantor, akses jalan menuju kantor camat baru juga masih menjadi perhatian. Jalur penghubung dari Suka Bumi masih menyisakan sekitar satu kilometer jalan yang dalam kondisi kurang baik. Begitu pula dengan jalan Kedang Ipil-Wonosari sepanjang 6 kilometer, yang belum dilakukan semenisasi dan cukup sulit dilalui saat musim hujan.
“Kondisi jalan dari Kedang Ipil ke Wonosari masih perlu perbaikan karena belum tersentuh semenisasi. Ini menjadi tantangan bagi warga, terutama saat hujan turun, karena akses menjadi lebih sulit,” paparnya.
Julkifli menyebutkan bahwa pihak kecamatan telah mengajukan usulan perbaikan jalan sebagai prioritas utama, mengingat jalur tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan lima desa di wilayah Kota Bangun Darat.
“Kami sudah mengusulkan perbaikan akses jalan ini karena menjadi jalur utama bagi masyarakat dalam beraktivitas. Jika jalan diperbaiki, maka mobilitas akan lebih lancar dan pelayanan publik di kantor camat yang baru pun bisa lebih optimal,” ungkapnya.
Ia pun berharap agar setelah kantor camat baru resmi digunakan, infrastruktur pendukung seperti akses jalan dan fasilitas umum lainnya bisa segera diselesaikan guna meningkatkan efektivitas pelayanan di kecamatan.
“Kami ingin memastikan bahwa kantor camat ini benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dan itu harus didukung dengan akses yang baik,” tutupnya. (ADV Diskominfo Kutai Kartanegara/nr)