
Sekretaris Satpol PP Kukar, Mohd. Decki Ismail. (adv/nur)
Sambaranews.com, KUTAI KARTANEGARA – Menjelang bulan suci Ramadan 2025, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Bupati Edi Damansyah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengatur kegiatan masyarakat selama Ramadan.
SE ini diterbitkan dengan tujuan menjaga ketertiban umum serta menciptakan suasana yang nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kukar segera menindaklanjuti surat edaran ini dengan menyiapkan strategi pengawasan dan pengamanan di beberapa titik penting di Kota Raja.
Sekretaris Satpol PP Kukar, Mohd. Decki Ismail, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan aturan ini berjalan dengan baik.
“Kami akan mengadakan rapat koordinasi pada hari Rabu guna membahas teknis pelaksanaan pengawasan selama Ramadan. Ini adalah langkah penting untuk memastikan aturan yang telah ditetapkan dapat berjalan dengan baik,” ujar Decki pada Senin (24/2/2025).
Untuk memastikan ketertiban, Satpol PP Kukar akan menerjunkan 10 hingga 15 personel yang akan bertugas mengawasi beberapa titik strategis, seperti area turap tepian dan masjid-masjid di Kukar.
Selain itu, pengawasan terhadap tempat hiburan malam juga akan diperketat. Apabila ditemukan pelanggaran terkait jam operasional, pemilik usaha akan diberikan teguran sebanyak tiga kali. Jika tetap tidak mengindahkan peringatan, maka tempat usaha akan ditutup sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain tempat hiburan malam, Satpol PP Kukar juga akan menertibkan pedagang kaki lima yang berjualan di lokasi terlarang seperti trotoar dan fasilitas umum di sekitar tepian Sungai Mahakam.
“Kami tidak melarang masyarakat untuk berdagang, namun harus di lokasi yang telah ditentukan oleh pemerintah. Ini dilakukan demi kenyamanan bersama,” tegas Decki.
Decki juga mengimbau agar selama Ramadan, masyarakat dapat meningkatkan kegiatan sosial dan ibadah, serta menjaga ketertiban dengan saling menghormati antar umat beragama.
“Kami berharap dengan adanya surat edaran ini, masyarakat semakin disiplin dalam menaati aturan. Dengan demikian, bulan Ramadan bisa berlangsung dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” tutupnya. (Adv Diskominfo Kukar/nr)