Pemdes Kersik Maksimalkan Sektor Perikanan dan Wisata. (adv/nur)

Sambaranews.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa (Pemdes) Kersik, Kecamatan Marang Kayu, terus berupaya mengembangkan sektor perikanan dan pariwisata secara bersamaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Kepala Desa Kersik, Jumadi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah dalam menjaga ekosistem laut, seperti pembangunan apartemen ikan serta penanaman terumbu karang buatan guna memastikan keberlanjutan sumber daya perikanan.
“Kami ingin memastikan bahwa nelayan di Kersik tetap bisa mendapatkan hasil tangkapan yang maksimal tanpa merusak ekosistem laut,” jelasnya saat diwawancarai pada Jumat (21/2/2025).
Ia menambahkan bahwa nelayan di desa tersebut dianjurkan untuk menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan, guna menjaga keberlanjutan laut jangka panjang.
“Kami terus mendorong penggunaan alat tangkap ramah lingkungan, karena jika sumber daya laut kita habis, maka akan sulit bagi nelayan untuk bertahan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Selain itu, sektor wisata bahari di Desa Kersik juga mengalami pertumbuhan pesat. Destinasi wisata memancing di desa tersebut kini menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan dari berbagai daerah, termasuk Samarinda, Bontang, dan Tenggarong.
“Wisata memancing semakin diminati, dan ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai upaya mendukung pertumbuhan pariwisata, Pemdes Kersik telah membangun dermaga dan melakukan pengerukan sungai, agar akses menuju lokasi wisata lebih mudah.
“Kami fokus pada peningkatan infrastruktur, karena akses yang baik akan memberikan dampak positif bagi sektor wisata dan perikanan,” jelasnya.
Jumadi optimistis bahwa kombinasi sektor perikanan dan pariwisata dapat menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir.
“Contohnya, jika wisatawan semakin banyak yang datang, nelayan bisa langsung menjual hasil tangkapan mereka. Permintaan ikan segar pun akan meningkat, membuka peluang usaha baru seperti warung makan berbasis hasil laut dan jasa wisata perahu,” ungkapnya.
Dengan adanya upaya sinergi antara kedua sektor ini, Pemdes Kersik berharap perekonomian desa akan semakin berkembang dan kesejahteraan masyarakat meningkat.
“Kami akan terus bekerja keras agar Desa Kersik menjadi desa mandiri yang mampu memanfaatkan potensi alamnya secara maksimal,” pungkasnya. (ADV Diskominfo Kukar/nr)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Polantas Menyapa, Satlantas Kukar Percepat Layanan Administrasi Kendaraan
Tiga Rumah di Kuala Samboja Hangus Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Atap Bocor Dikeluhkan Pedagang, Disperindag Kukar Targetkan Perbaikan Pasar Mangkurawang Tuntas Juni 2026
Ancaman PHK di Depan Mata, Pemkab Kukar Dorong Perlindungan Pekerja Lokal