
Rapat Paripurna ke-3 Masa Sidang II Tahun 2024/2025. *(adv/ist)
Sambaranews.com, BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan telah menyetujui Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi, dalam Rapat Paripurna ke-3 Masa Sidang II Tahun 2024/2025 di Gedung Parkir Klandasan, Selasa (11/2/2025).
Keputusan ini diambil setelah enam fraksi di DPRD, yaitu Golkar, Gerindra, NasDem, PDI Perjuangan, PKB-Hanura-Demokrat, serta PKS-PPP, menyatakan dukungan penuh terhadap raperda tersebut.
Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Yono Suherman, didampingi unsur pimpinan lainnya, Muhammad Taqwa. Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin, hadir mewakili Wali Kota, bersama sejumlah perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Menurut DPRD, regulasi ini bertujuan untuk menciptakan kepastian hukum bagi investor serta membangun iklim usaha yang kondusif di Balikpapan, terutama sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Regulasi ini akan memberikan kepastian hukum bagi investor dan menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif, sehingga peluang investasi yang ada dapat dimaksimalkan,” ujar Yono Suherman.
DPRD menekankan bahwa pemberian insentif investasi harus berdasarkan kriteria yang objektif, dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap penciptaan lapangan kerja, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta kontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan.
Selain itu, mereka mengingatkan pemerintah untuk memastikan bahwa proses perizinan tetap sederhana dan transparan, serta mengawasi implementasi regulasi ini agar tidak terjadi penyalahgunaan kebijakan.
Dengan adanya Perda Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi, DPRD berharap Balikpapan semakin kompetitif dalam menarik investor, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah demi kesejahteraan masyarakat.
(*/ADV/DPRD Balikpapan)