
Pelaku berinisial PJN (19) dan Barang Bukti. *
Sambaranews.com, KUTAI KARTANEGARA – Seorang pemuda berinisial PJN (19) ditangkap oleh aparat kepolisian dari Polsek Sebulu setelah kedapatan membawa narkotika jenis sabu. Penangkapan ini berlangsung pada Sabtu (1/2/2025) dini hari di Jalan P. Jayakarta SP 1 Blok D, RT 003, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Aparat kepolisian sebelumnya menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut yang diduga sering digunakan sebagai tempat transaksi narkoba. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kemudian melakukan patroli di sekitar area yang dimaksud. Saat itu, petugas melihat seorang pria tanpa baju sedang berdiri di dekat booth minuman yang sudah tutup, dengan senter ponselnya menyala. Gerak-geriknya yang mencurigakan mendorong petugas untuk mendekati dan melakukan pemeriksaan terhadapnya.
Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Dody Surya Putra melalui Kapolsek Sebulu AKP Randy Anugrah Putranto menjelaskan bahwa saat pemeriksaan berlangsung, PJN tampak gugup dan gelisah. Ketika polisi mengecek ponselnya, ditemukan percakapan yang menunjukkan bahwa ia baru saja memesan sabu dari seseorang yang dikenal dengan nama EEN.
“Saat dilakukan penggeledahan di sekitar lokasi, petugas menemukan satu kotak rokok yang di dalamnya terdapat dua paket sabu serta satu bendel plastik klip kosong,” ungkap AKP Randy.
PJN tidak dapat mengelak dan mengakui bahwa sabu tersebut dibelinya dari EEN dengan harga Rp400.000 per paket. Ia berencana mengonsumsi sebagian dari barang haram tersebut sendiri, sementara sisanya akan dijual kembali kepada teman-temannya. Selain sabu, petugas juga menemukan dua alat suntik yang diduga digunakan PJN untuk mengonsumsi narkotika.
Setelah mengamankan tersangka, polisi langsung bergerak untuk mencari keberadaan EEN, namun orang yang disebut sebagai pemasok tersebut tidak ditemukan di lokasi. “Kami terus melakukan pengembangan untuk menangkap pemasok barang haram ini,” tambah AKP Randy.
Dalam operasi ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua bungkus plastik bening berisi sabu dengan berat masing-masing 0,61 gram dan 0,64 gram, serta dua alat suntik. Saat ini, PJN telah diamankan di Polsek Sebulu dan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) dan/atau Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, ia terancam hukuman berat atas kepemilikan dan peredaran narkotika jenis sabu.
Kapolsek Sebulu juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap peredaran narkoba di lingkungan mereka serta tidak ragu untuk melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi peredaran narkoba. Peran serta masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian memberantas jaringan narkotika yang semakin meresahkan,” pungkasnya. (ari/nr)