
Satgas Pamtas RI-Malaysia Gagalkan Penyelundupan 192 Botol Miras Ilegal di Perbatasan Mahakam Ulu. *
Sambaranews.com, MAHAKAM ULU – Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia sektor Barat Yonzipur 8/SMG kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tim berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 192 botol minuman keras (miras) ilegal di kawasan Long Bagun, Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, pada Senin (16/12/2024) dini hari.
Operasi ini bermula dari patroli keamanan yang dilaksanakan oleh Pos Long Bagun sesuai instruksi Dan SSK IV, Lettu Czi Elkam. Tim patroli, dipimpin oleh Serda Awaluddin bersama 10 anggota, memulai pengawasan di sepanjang tepian Sungai Mahakam pada Minggu (15/12) malam.
Sekitar pukul 03.00 WITA, tim mencurigai aktivitas mencurigakan di sekitar sebuah speedboat yang sedang bersandar. Ketika dua anggota Satgas mendekati lokasi, speedboat tersebut segera melarikan diri, meninggalkan barang-barang yang telah diturunkan di tepi sungai.
Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan barang bukti berupa satu karung dan 15 kardus yang berisi 192 botol miras ilegal. Jenis barang yang diamankan meliputi 156 botol anggur merah, 24 botol anggur putih, dan 12 botol Singa Raja. Barang bukti kini telah diamankan di Pos Long Bagun untuk proses hukum lebih lanjut.
Pangdam VI/Mulawarman, Letjen TNI Tri Budi Utomo, mengapresiasi keberhasilan Satgas Pamtas Yonzipur 8/SMG dalam menjaga keamanan perbatasan.
“Keberhasilan ini menjadi bukti nyata efektivitas pengawasan di wilayah perbatasan. Tidak ada toleransi untuk aktivitas ilegal yang melanggar hukum dan merugikan masyarakat. Pengamanan ini adalah wujud keseriusan kami menjaga kehormatan dan kedaulatan NKRI,” tegasnya.
Beliau juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif berperan dalam melaporkan aktivitas mencurigakan yang dapat merugikan negara dan masyarakat.
“TNI terus berkomitmen untuk bekerja sama dengan masyarakat agar perbatasan tetap aman dan kondusif,” tambah Pangdam.
Wilayah Long Bagun, yang menjadi jalur strategis perlintasan darat dan perairan, sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk menyelundupkan barang ilegal. Namun, semangat para Prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia tidak surut dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan.
Keberhasilan ini kembali menegaskan peran vital TNI dalam menjaga kedaulatan dan keamanan NKRI, terutama di wilayah perbatasan yang rawan terhadap aktivitas ilegal. */