Guleku, Produk gula aren dari Desa Tuana Tuha. *(adv)

Sambaranews.com, TENGGARONG – Produk gula aren khas Desa Tuana Tuha, yang dikenal dengan nama Guleku, kini tengah bersiap untuk merambah pasar ritel modern. Setelah sebelumnya sukses memasuki pasar hotel-hotel di Kalimantan Timur, Pemdes Tuana Tuha kini berfokus pada distribusi produk Guleku ke jaringan toko modern seperti Indomaret dan Alfamidi.
Kepala Desa Tuana Tuha, Tommy, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengembangkan produk ini dalam kemasan sachet yang lebih praktis dan terjangkau untuk konsumen. “Kami ingin menjangkau lebih banyak konsumen dengan kemasan yang lebih kecil. Kami sudah berkomunikasi dengan Indomaret dan siap untuk memasarkan Guleku di toko-toko mereka,” kata Tommy.
Guleku yang telah memiliki sertifikasi halal dan Indikasi Geografis (IG) kini hadir dengan kemasan yang lebih kecil, 10 gram per sachet, yang diharapkan dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Tommy menyatakan bahwa langkah ini akan mempermudah distribusi dan memperkenalkan produk lokal ke konsumen lebih luas.
“Dengan adanya distribusi yang lebih luas, kami berharap produk Guleku dapat lebih dikenal dan diterima oleh pasar lebih luas, tidak hanya di Kalimantan Timur, tetapi juga bisa menjadi produk unggulan nasional,” ujar Tommy.
Pemdes Tuana Tuha berharap Guleku dapat menembus pasar ekspor, mengingat produk ini sudah terjamin kualitasnya. “Kami yakin Guleku memiliki potensi besar untuk berkembang, dan kami berkomitmen untuk menjaga kualitas serta memperkenalkan produk ini ke pasar global,” pungkas Tommy. (*)
(adv/diskominfo)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
12 Pemancing Terjebak Cuaca Buruk di Lamaru, Tim SAR Balikpapan Evakuasi Seluruh Korban dengan Selamat
FSPMI Kukar Unjuk Rasa di DPRD, Desak Penegakan Aturan Alih Daya dan Perlindungan Tenaga Kerja Lokal
Tawarkan Emas Antam Palsu di Threads, Pria Asal Cilacap Diciduk Polisi
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk