
Ilustrasi pertanian. *(adv)
Sambaranews.com, TENGGARONG – Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berinovasi untuk memperkuat sektor pertanian sebagai pilar utama dalam mendukung perekonomian desa. Dengan semangat untuk mencapai kemandirian ekonomi, Pemdes Margahayu telah menargetkan penguatan infrastruktur pertanian sebagai langkah strategis untuk menghadapi tantangan global.
Kepala Desa Margahayu, Rusdi, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama adalah meningkatkan sistem irigasi untuk memastikan kelancaran proses pertanian. “Kami sedang membangun dan memperbaiki saluran irigasi untuk mengatasi kesulitan air yang sering dihadapi oleh petani, terutama di musim kemarau,” jelas Rusdi. Infrastruktur irigasi yang lebih baik diharapkan dapat mendukung produksi pertanian yang optimal.
Selain infrastruktur, Pemdes juga mendorong penggunaan teknik pertanian ramah lingkungan, seperti pemanfaatan pupuk organik untuk meningkatkan hasil panen dan menjaga keberlanjutan tanah. “Kami mendorong petani untuk mengadopsi pertanian organik agar tidak hanya menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga menjaga kesehatan tanah dan lingkungan,” ujar Rusdi.
Tak hanya sektor pertanian, Desa Margahayu juga mengembangkan sektor pariwisata alam. Potensi alam desa yang indah, dengan perbukitan hijau dan sungai yang jernih, tengah dipromosikan sebagai tujuan wisata yang menarik. “Kami sedang membangun fasilitas wisata dan jalur trekking untuk menarik lebih banyak wisatawan, yang nantinya akan meningkatkan pendapatan desa,” tambah Rusdi.
Dengan pengembangan sektor pertanian dan pariwisata, Pemdes Margahayu yakin dapat menciptakan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan. “Kami akan terus berinovasi, dan dengan dukungan semua pihak, Margahayu akan menjadi desa yang mandiri dan sejahtera,” tutup Rusdi.
(adv/diskominfo)