
Lampu Jalan. *(adv)
Sambaranews.com, TENGGARONG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan menjadikan penerangan jalan sebagai prioritas utama pada tahun 2025. Langkah ini bertujuan untuk mengatasi minimnya penerangan di beberapa daerah yang masih gelap pada malam hari. Program pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) ini akan difokuskan pada kawasan yang belum memiliki akses listrik yang memadai, terutama di daerah terpencil.
Kepala Seksi Prasarana Jalan Dishub Kukar, Obaja Alexander, mengungkapkan bahwa proyek ini bukanlah tugas mudah, mengingat banyaknya wilayah yang masih terkendala pasokan daya listrik. Namun, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan PLN untuk memastikan bahwa aliran listrik dapat mendukung pemasangan LPJU.
“Kami sadar betul bahwa tantangan yang dihadapi tidak kecil. Namun, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap lampu yang kami pasang dapat berfungsi dengan baik. Kami ingin memastikan penerangan jalan bukan hanya simbol, tapi benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” kata Obaja, Sabtu (9/11/2024).
Sebagai solusi alternatif di daerah yang tidak terjangkau jaringan listrik, Dishub Kukar akan memanfaatkan teknologi Lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU TS). Dengan menggunakan energi matahari, PJU TS diharapkan dapat menyinari daerah-daerah yang tidak mendapatkan pasokan listrik.
“PJU Tenaga Surya menjadi pilihan kami untuk daerah yang benar-benar belum terjangkau listrik. Kami ingin setiap wilayah di Kukar dapat menikmati penerangan jalan, terutama demi menjaga keamanan di malam hari,” lanjutnya.
Obaja juga mengimbau agar kelurahan dan RT di masing-masing wilayah aktif mengajukan proposal terkait penerangan jalan. Dengan dukungan dari masyarakat lokal, diharapkan semua area yang masih minim penerangan dapat segera teratasi.
“Kerja sama dari semua pihak sangat penting untuk memastikan program ini berjalan lancar. Kami ingin Kukar menjadi daerah yang terang benderang, dengan akses penerangan yang merata,” tutupnya. (*)
(adv-diskominfo)