
Pelatihan Sertifikasi SDM Internal Dinas Perumahan dan Pemukiman yang diadakan di Hotel Grand Verona Samarinda pada Selasa (12/11/2024). *(adv)
Sambaranews.com, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) menyelenggarakan pelatihan sertifikasi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor perumahan. Pelatihan yang diadakan di Hotel Grand Verona Samarinda pada Selasa (12/11) dibuka oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, dengan tema “Tata Cara Penyusunan Dokumen Klasifikasi, Kualifikasi, dan Sertifikasi Pengembang Perumahan.”
Ahyani dalam sambutannya menekankan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk memperkuat kapasitas SDM di Dinas Perkim dalam melakukan sertifikasi pengembang perumahan. “Di Kukar, masih terbatas tenaga ahli yang bisa menangani klasifikasi, kualifikasi, dan sertifikasi pengembang perumahan. Pelatihan ini hadir sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas SDM di bidang tersebut,” kata Ahyani.
Pemerintah daerah, lanjut Ahyani, memiliki peran penting dalam proses sertifikasi pengembang perumahan, sesuai dengan Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 dan Permendagri No. 90 Tahun 2019. Dalam regulasi tersebut, pemerintah daerah diamanatkan untuk melaksanakan tugas klasifikasi dan sertifikasi pengembang perumahan untuk memastikan pembangunan perumahan yang memenuhi standar.
Sementara itu, Kepala Bidang Sertifikasi, Kualifikasi, Klasifikasi, dan Registrasi (SK2R) Dinas Perkim Kukar, Darma Gumawang, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai standar kualifikasi dan sertifikasi pengembang perumahan. Hal ini penting untuk menciptakan SDM yang kompeten, sehingga pengembangan perumahan di Kukar dapat berjalan dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan.
Darma berharap agar pelatihan ini mampu menghasilkan SDM yang tidak hanya terampil dalam melakukan sertifikasi pengembang perumahan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengelola pengembang perumahan dengan standar yang sesuai. “Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini, SDM kami bisa melaksanakan tugas-tugas sertifikasi, kualifikasi, dan registrasi pengembang dengan lebih baik,” pungkas Darma.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sektor perumahan di Kutai Kartanegara dan mempercepat proses penerbitan sertifikat pengembang perumahan (SP2). (*)
(adv-diskominfo)