Pertanian. *(adv)

Sambaranews.com, TENGGARONG – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengupayakan pengembangan sektor pertanian di wilayah hulu yang belum tergarap maksimal. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Distanak Kukar, Mohamad Rifani, menyebutkan bahwa mayoritas petani di wilayah hulu hanya memiliki lahan di bawah satu hektar.
“Luas lahan yang terbatas dan minimnya alat mesin pertanian menjadi tantangan utama dalam mengembangkan pertanian di hulu Kukar,” ujar Rifani.
Rifani menambahkan bahwa optimalisasi sistem pengairan dapat membuka ratusan hektar lahan baru yang produktif, sehingga wilayah hulu bisa menjadi pusat pertanian baru di Kukar. “Peningkatan produktivitas di hulu sangat penting untuk diversifikasi ekonomi lokal dan sektor pertanian di Kukar,” lanjutnya.
Dengan langkah-langkah strategis, Distanak berharap lahan pertanian di kecamatan seperti Tabang, Kembang Janggut, Kenohan, Muara Wis, dan Muara Muntai dapat terus berkembang, membawa manfaat ekonomi yang lebih luas bagi warga setempat. (*)
(adv-diskominfo)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Bupati Kutai Barat Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pelatihan Kemasan Produk
Usai Dikeluhkan Pedagang, Kebijakan Tarif Lapak Bazar Ramadan Direvisi
Terkendala Efisiensi Anggaran, Pembangunan Pabrik Pakan Ikan di Loa Kulu Tertunda
Air Bangar Kembali Muncul, DKP Kukar Imbau Pembudidaya Ikan Lakukan Langkah Antisipasi