Rajut Ayseiru. *(adv)

Sambaranews.com, KUKAR – Rajut Ayseiru, UMKM kreatif milik Ita Permata Sari, berhasil menarik perhatian para pecinta aksesori di Tenggarong dengan menawarkan gelang handmade yang dapat disesuaikan dengan keinginan pelanggan. Usaha ini berawal dari hobi merajut yang kini berkembang pesat menjadi bisnis yang semakin dikenal.
Ita memulai perjalanan bisnisnya dengan melihat peluang untuk mengubah hobinya menjadi produk yang bisa dinikmati orang lain. Keunikan utama dari Rajut Ayseiru adalah setiap gelang yang dihasilkan dibuat secara manual (handmade) dan dapat disesuaikan dengan desain yang diminta oleh pelanggan.
“Saya membuat gelang sendiri, jadi setiap produk yang dihasilkan memiliki sentuhan pribadi,” ungkap Ita, menjelaskan nilai tambah produk yang ditawarkan.
Keunggulan kustomisasi produk menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan yang ingin memiliki aksesori unik sesuai selera mereka. Selain menjual langsung di toko rumahnya, Rajut Ayseiru juga aktif di bazar dan memanfaatkan platform online seperti Instagram untuk menjangkau pasar lebih luas.
“Saya berharap bisa berpartisipasi di bazar yang diadakan pada festival-festival di Tenggarong. Ini adalah kesempatan bagus untuk memperkenalkan produk saya lebih banyak lagi,” kata Ita optimis.
Melalui penjualan online dan offline, Rajut Ayseiru terus berusaha berkembang untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang mencari aksesori dengan sentuhan pribadi dan kualitas unggul. Ita berharap bisnisnya dapat terus tumbuh dan menjadi pilihan utama bagi pecinta produk handmade.
“Saya ingin Rajut Ayseiru bisa ikut serta dalam berbagai acara bazar, terutama saat festival di Tenggarong, agar semakin banyak orang yang mengenal dan menikmati produk saya,” harap Ita.
Dengan kualitas produk yang terjaga dan kemampuan untuk menyesuaikan desain sesuai permintaan, Ita yakin Rajut Ayseiru berpotensi untuk semakin berkembang, baik di pasar lokal maupun online. Ita juga berharap dapat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan dan memperkenalkan produk berkualitas tinggi kepada lebih banyak orang.
(adv/*ari)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
DPRD Kukar Beri Tenggat Satu Pekan Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Sektor Migas
Ngaku Gaji dan Tabungan, Pasutri Ini Ternyata Hidup Mewah dari Dolar Majikan
12 Pemancing Terjebak Cuaca Buruk di Lamaru, Tim SAR Balikpapan Evakuasi Seluruh Korban dengan Selamat
Tekan Pelanggaran dan Balap Liar, Polres Kukar Luncurkan Operasi Keselamatan Mahakam 2026