
Sambaranews, Samarinda – Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pemuda disabilitas, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur telah menyediakan fasilitas berupa peralatan band untuk Forum Pemuda Disabilitas Kreatif (FPDK).
Fasilitas ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi komunitas disabilitas yang memiliki minat dan bakat di bidang musik.
Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Mardareta, melalui Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda, Rusmulyadi, menyampaikan bahwa pemberian peralatan band ini bertujuan mendukung komunitas pemuda disabilitas dalam menyalurkan kreativitas mereka.
“Mereka pada dasarnya menyukai musik, dan kami ingin memberikan sarana yang memungkinkan mereka mengembangkan bakat tersebut,” ungkap Rusmulyadi.
Inisiatif ini terutama menyasar kelompok pemuda disabilitas yang memiliki kemampuan bermusik, terutama mereka dari kalangan tunanetra yang sering kali menghadapi keterbatasan dalam mendapatkan fasilitas latihan.
Sementara komunitas teman tuli mungkin memiliki keterbatasan dalam mendengar musik, teman-teman tunanetra di FPDK justru memperlihatkan kemampuan bermain musik dengan baik.
Hal ini terlihat dalam penampilan band mereka, D’Nettkre Band, yang telah dikenal melalui media sosial dan YouTube serta tampil di beberapa kafe di Samarinda.
“Kami ingin memberi mereka lebih dari sekadar ruang latihan. Dengan bantuan alat-alat musik ini, mereka bisa mengembangkan bakat hingga tingkat yang lebih profesional dan bahkan tampil di media digital,” lanjut Rusmulyadi.
Selain mendukung kegiatan latihan rutin, Dispora Kaltim berharap alat-alat musik tersebut dapat memberi komunitas disabilitas ruang untuk tampil di acara-acara lokal dan membangun kepercayaan diri mereka melalui seni.
Dengan dukungan ini, Dispora Kaltim ingin agar karya-karya yang dihasilkan oleh para pemuda disabilitas dapat lebih dikenal di kalangan masyarakat luas.
Lebih dari sekadar hiburan, mereka berharap dukungan ini menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan inklusif bagi pemuda disabilitas di Kalimantan Timur untuk berkontribusi dan bersaing secara setara dalam seni dan budaya. (adv/der)