Rendi Solihin menyerahkan Ambulans ke Muara Jawa Ilir. *
Sambaranews, KUKAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menyalurkan satu unit ambulans untuk masyarakat Desa Muara Jawa Ilir, Kecamatan Muara Jawa, pada Rabu (24/7/2024).
Sekretaris Desa Muara Jawa Ilir, Bayu Rio Sasmito, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ambulans tersebut. Menurutnya, ambulans ini sangat diperlukan oleh warga desa karena jarak yang jauh ke pusat kesehatan.
“Kita di sini jauh dari sarana kesehatan, apalagi yang benar-benar butuh penanganan alat lengkap, jadi harus ke Samarinda,” katanya. “Biasanya warga menyewa mobil untuk bisa sampai ke Samarinda. Ambulans ini sangat membantu,” tambah Bayu.
Bayu juga berharap Pemkab Kukar dapat membangun Pusat Kesehatan Desa untuk menangani penyakit ringan dan memenuhi kebutuhan obat masyarakat. “Harapannya bisa ada Pusat Kesehatan Desa, untuk sakit ringan saja,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, yang hadir dalam prosesi penyerahan, berharap ambulans tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Rendi juga mengunjungi sejumlah proyek Pemkab Kukar, termasuk progres pembangunan jalan dan Puskesmas.
“Kami sempat meninjau beberapa Puskesmas, seperti di Kecamatan Sanga-Sanga dan Muara Jawa. Progres pembangunan sudah sesuai jadwal, di Sanga-Sanga sudah 51 persen, sedangkan di Muara Jawa tinggal lantai duanya saja. Semoga tahun ini bisa selesai,” ujar Rendi.
Mengenai pembangunan jalan, Rendi menjelaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kondisi keuangan daerah. Ia berharap masyarakat yang terisolasi akibat jalan yang kurang baik dapat segera menikmati jalan yang layak.
“Seperti jalan menuju Muara Kembang ke Dondang sudah 70-80 Persen. Lalu, Jalan Muara Kembang ke Pendingin tinggal 100 meter lagi selesai, termasuk jalanan di Teluk Dalam. Kami komitmen untuk menuntaskan semuanya,” tegas Rendi. (*)


Akhiri Konflik Agraria Puluhan Tahun, Pemkab Kukar Bentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Lahan PT BDA
Banjir di Pondok Labu Tenggarong Surut, Warga Mulai Kembali ke Rumah
DPRD Kukar Beri Tenggat Satu Pekan Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Sektor Migas
Orang Tua Korban Tolak Hukuman Ringan, Pertanyakan KUHP Baru dalam Kasus Pencabulan 7 Santri
Ngaku Gaji dan Tabungan, Pasutri Ini Ternyata Hidup Mewah dari Dolar Majikan
Kasus Pencabulan 7 Santri Masuk Pleidoi, JPU: Klaim Kelainan Seksual Bukan Alasan Peringanan