Sambaranews, Tenggarong – Dalam rangkaian Safari Ramadhan di Kecamatan Kota Bangun, Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Wabup Kukar), Rendi Solihin, menyerahkan bingkisan berupa paket ramadhan kepada warga Pra Sejahtera. Penyerahan ini berlangsung bersamaan dengan Festival Ramadhan Keren pada Minggu (24/3/2024).
“Alhamdulillah silaturahmi safari ramadhan di Kecamatan Kota Bangun ini juga sekaligus berbagi kebahagiaan bersama warga pra sejahtera,” ucapnya.
“Semoga bingkisan paket ramadhan yang diterima dapat membantu kebutuhan warga pra sejahtera selama bulan suci ramadhan.” sambungnya.
Rendi Solihin juga mengungkapkan bahwa kunjungan silaturahmi ramadhan ini tidak hanya terbatas pada Kecamatan Kota Bangun, tetapi juga mencakup wilayah hulu Mahakam, termasuk Kecamatan Kenohan, Kembang Janggut, dan Muara Muntai.
Kunjungan ini diisi dengan dialog langsung bersama masyarakat untuk mendiskusikan program pembangunan yang telah dan akan dijalankan, serta untuk mendengarkan saran dan masukan dari mereka.
“Kunjungan silaturahmi saya ke hulu Mahakam ini juga meliputi peninjauan sejumlah progres infrastruktur jalan dan jembatan yang sudah maupun sedang dibangun, sebagai timbal balik bagi pimpinan dalam mengambil kebijakan program pembangunan,” tutupnya.
(Adv/Kominfo Kukar)


Kebakaran Subuh Hanguskan 8 Bangunan di Liang Ilir, 12 KK Kehilangan Rumah: Damkar Terkendala Kurangnya Koordinasi Warga
Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Sri Bangun, Damkar Kota Bangun Bergerak Cepat Padamkan Api
Dukungan Baru untuk Damkar Kota Bangun, Tingkatkan Kecepatan Penanganan
Kepala Pos Damkarmatan Kota Bangun Sambut Positif Bantuan Sarana Penyelamatan
Damkar Tabang Ajak Petani Kurangi Pembakaran Lahan demi Lingkungan yang Lebih Aman
Akses Jalan Kayu Jadi Kendala, Damkarmatan Muara Muntai Nilai Viar Lebih Efisien Dibanding Komodo
Akhiri Konflik Agraria Puluhan Tahun, Pemkab Kukar Bentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Lahan PT BDA
Banjir di Pondok Labu Tenggarong Surut, Warga Mulai Kembali ke Rumah
DPRD Kukar Beri Tenggat Satu Pekan Penyelesaian Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan Sektor Migas
Orang Tua Korban Tolak Hukuman Ringan, Pertanyakan KUHP Baru dalam Kasus Pencabulan 7 Santri